Ketua KPU Minta KPUD Tuntaskan Pengisian Situng

Ketua KPU Minta KPUD Tuntaskan Pengisian Situng
Petugas lepas KPU DKI memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Senin 22 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / WM Selasa, 2 Juli 2019 | 23:55 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman meminta KPUD agar segera menyelesaikan pengisian situng hingga 100 persen. Pasalnya, pengisian situng belum selesai karena terdapat 12 provinsi yang belum mencapai 100 persen.

"Saya mau sampaikan bahwa situng untuk pilpres ada yang belum 100 persen pengisiannya," ujar Arief saat membuka rapat koordinasi persiapan sengketa hasil pileg bersama KPU provinsi, di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Arief menyebutkan 12 provinsi yang pengisian situngnya belum 100 persen, yakni Aceh (98,5 persen), Sumatera Selatan (98,8 persen), Kepulauan Riau (99,6 persen), Jawa Barat (99,7 persen), Jawa Timur (99,7 persen), Kalimantan Selatan (99,8 persen), Sulawesi Utara (99,9 persen), Maluku (75,9 persen), Maluku Utara (99,1 persen), Papua (71 persen) dan Papua Barat (79,9 persen) dan Sumatera Utara.

Arief mengaku tidak masuk akal jika pengisian data situng belum tuntas 100 persen karena data-data dari TPS tersedia semuanya. Seharusnya, kata dia, KPU di tingkat daerah tidak berhenti mengisi situng hingga tuntas.

"Semuanya saya tegaskan harus selesai 100 persen supaya untuk pilpres 2024 nanti juga bisa selesaikan 100 persen. Jangan berhenti di tengah-tengah," katanya.

Lebih lanjut, Arief mengaku bahwa pengisian pada pemilu 2019 lebih baik dibandingkan pemilu 2014 lalu. Saat ini, kata dia, pengisian situng sudah mencapai 99,1 persen. Sementara situng pilpres 2014 lalu yang tercatat sebanyak 98 persen.

"Lima tahun lalu, data pilpres berhasil dicapture, diupload sampai 98 persen dari total seluruh TPS sebanyak 400-an ribu TPS. Saat ini dengan jumlah TPS sebanyak 800-an ribu, situng sudah diunggah bisa 99,1 persen. Sehingga kalau dari segi kuantitatif jumlahnya telah lampaui sebelumnya, mudah-mudahan semuanya nanti bisa 100 persen," katanya.

 



Sumber: BeritaSatu.com