Pengamat: Ketum Golkar Harus Diisi Orang Kepercayaan Jokowi

Pengamat: Ketum Golkar Harus Diisi Orang Kepercayaan Jokowi
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Ketua DPR Bambang Soesatyo (kiri), Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani (kedua kanan) menghadiri penutupan Rapimnas Kadin di Surakarta, Jawa Tengah, 28 November 2018. ( Foto: Antara / Wahyu Putro A )
Yustinus Paat / FMB Minggu, 7 Juli 2019 | 20:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat politik dari Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, menilai sosok Ketua Umum Partai Golkar mendatang harus diisi oleh orang yang bisa dipercaya oleh Presiden Joko Widodo. Pasalnya, Partai Golkar merupakan salah satu partai yang cenderung diandalkan Jokowi untuk menjamin stabilitas politik.

"Ini tentu dipengaruhi oleh apakah Pak Jokowi memiliki keyakinan bahwa Ketua Umum Golkar nanti mampu menjaga stabilitas politik," ujar Burhanuddin Hotel Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/7/2019).

Menurut Burhanuddin, perebutan Ketum Golkar memang tidak hanya tergantung dinamika internal partai. Namun, kata dia, juga dipengaruhi oleh restu dari kekuasaan.

"Bisa saja didominasi oleh variabel di luar sidang munas. Apa itu? Yaitu soal tiket atau restu yang diberikan oleh Jokowi. Saya masih yakin dengan tesis siapapun yang menang di munas sangat ditentukan apakah mengantongi restu dari kekuasaan atau tidak," jelas dia.

Burhanuddin menduga Jokowi sebenarnya sudah mempunyai pilihan siapa yang layak didukung menjadi ketum Golkar. Namun, dukungan tersebut bakal disampaikan di detik-detik terakhir munas.

"Pak Jokowi juga tentu tidak hanya melihat dari kedekatan saja dan leadership, tetapi juga bagaimana ketum tersebut menjamin stabilitas di internal Golkar dan stabilitas politik," pungkas dia.

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dipastikan akan kembali maju mencalonkan diri sebagai Ketum Golkar pada Munas mendatang. Airlangga mengaku didukung 34 DPD Tingkat I Golkar dan ada sinyal Jokowi mendukungnya.

Airlangga bakal ditantang oleh Bambang Soesatyo yang saat ini menjabat Ketua DPR RI. Pria yang biasa disapa Bamsoet ini mengklaim mendapat dukungan dari ratusan DPD Tingkat II Golkar dan sejumlah senior Partai Golkar.



Sumber: BeritaSatu.com