KPU Segera Jawab Sengketa Pileg dari 5 Provinsi

KPU Segera Jawab Sengketa Pileg dari 5 Provinsi
Ilustrasi KPU (Foto: Beritasatu.com)
Yustinus Paat / YUD Selasa, 9 Juli 2019 | 20:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan pihaknya akan segera menjawab dalil-dalil permohonan dalam perkara sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) Pileg 2019 dari 5 provinsi. KPU, kata Arief mempunyai waktu hingga Kamis, 11 Juli mendatang.

"Kami akan merespons jawaban paling lambat hari Kamis," ujar Arief di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).

Saat ini KPU, sudah mendengarkan permohonan yang diajukan oleh para pemohon dari 5 provinsi, yakni Jawa Barat, Maluku Utara, Papua, Jawa Timur dan Aceh. KPU juga sudah menyaksikan pengesahan alat bukti dari pemohon. KPU, lanjut Arief, akan menyerahkan alat bukti paling lambat Senin, pekan depan.

"Jadi kalau ada alat-alat bukti kami akan sampaikan sampai dengan Senin pekan depan, tambahan-tambahannya," ungkap dia.

Arief mengaku optimis bisa menjawab semua dalil-dalil yang disampaikan pemohon dalam sidang pendahuluan. Yang jelas, kata dia, KPU siap menjawab semua dalil tersebut dan menyiapkan alat bukti yang relevan termasuk bisa menghadirkan saksi-saksi.

"Nanti kita pada saatnya. Sampai hari ini kita hanya akan lakukan dua hal, yakni menjawab jawaban atas permohonan pemohon dan memberikan alat bukti atas permohonan itu. Soal nanti kita akan hadirkan saksi atau engga, kita akan lihat perkembangan," pungkas dia.

Hari ini, MK telah menyidangkan 64 perkara sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) Pileg 2019. Ke-64 perkara ini tersebar di lima provinsi yang terdiri dari 16 parpol nasional, 4 partai lokal Aceh, 1 perseorangan kepala adat di Papua, dan 5 DPD.



Sumber: BeritaSatu.com