Kadernya Kena OTT KPK, Nasdem: Langsung Diberhentikan!

Kadernya Kena OTT KPK, Nasdem: Langsung Diberhentikan!
Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani (kiri) dan Wakil Gubernur Nurdin Basirun di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 12 Februari 2016. ( Foto: Antara )
Yeremia Sukoyo / FMB Kamis, 11 Juli 2019 | 11:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun yang merupakan kader Partai Nasdem terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nurdin disebut-sebut terkena OTT KPK terkait izin lokasi rencana reklamasi.

Menyingkapi kondisi ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem, Johnny G Plate, menegaskan, pihaknya akan segera memberhentikan Nurdin dari kepartaian jika memang sudah ada keterangan resmi KPK.

"Kalau terbukti tentunya akan segera diberhentikan karena tindakannya tidak sesuai platform partai," kata kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem, Johnny G Plate, di Jakarta, Kamis (11/7).

Dikatakan Plate, di internal Partai Nasdem sendiri ada sedikitnya tiga tindak pidana utama yang bisa memberhentikan seseorang dari kepartaian jika melanggar. Pertama melakukan tindak pidana korupsi, tindak pidana narkotika dan tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak.

"Jika sudah ada keterangan resmi dari penegak hukum yang menangani, kami tidak perlu menunggu keputusan pengadilan untuk memberhentikan. Ini yang berkali-kali selalu kami tekankan kepada seluruh kader," ucapnya.



Sumber: Suara Pembaruan