Jokowi Angkat Bicara soal Kemungkinan Bergabungnya Kubu Prabowo

Jokowi Angkat Bicara soal Kemungkinan Bergabungnya Kubu Prabowo
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) makan siang bersama di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Fana Suparman / WBP Sabtu, 13 Juli 2019 | 12:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden terpilih Joko Widodo angkat bicara mengenai kemungkinan Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto bergabung dengan koalisi pemerintah. Jokowi mengaku belum dapat menjawab dan memutuskan hal tersebut. Jokowi mengatakan urusan koalisi harus dirundingkannya dengan seluruh politik yang mendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

"Mengenai pembahasan koalisi saya harus ngomong apa adanya. Saya harus juga merundingkan diskusikan dengan sahabat saya di Koalisi Indonesia Kerja," kata Jokowi di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7).

Tak hanya dengan partai pendukung, Jokowi mengaku arah politik ini juga akan didiskusinnya dengan para relawan. Jokowi meyakini, Prabowo juga akan melakukan hal serupa, yakni berdiskusi dengan partai pendukung dan relawannya di Pilpres 2019 untuk menentukan sikap selanjutnya. "Ya saya kira Pak Prabowo juga melakukan hal yang sama. Dengan relawan juga akan saya diskusikan," kata Jokowi.

Jokowi menekankan, yang terpenting dalam pertemuannya dengan Prabowo adalah merajut kembali kesatuan bangsa menghadapi persaingan global. Jokowi berharap upayanya bergandengan dengan Prabowo diikuti oleh seluruh pendukung keduanya. "Kalau sudah melihat para pemimpinnya sudah bergandengan mestinya pendukungnya sudah selesai dan bergandengan semuanya," kata Jokowi.

Diketahui, Jokowi dan Prabowo bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus. Pertemuan ini merupakan pertemuan perdana kedua tokoh usai Pilpres 2019. Keduanya kemudian naik MRT dan turun di Stasiun Senayan. Selanjutnya Jokowi dan Prabowo berjalan kaki menuju mal FX Senayan. Di mal ini, keduanya bersantap siang di gerai Sate Khas Senayan.



Sumber: Suara Pembaruan