Johny Plate: Pidato Jokowi Lecut Bagi Para Menteri dan Calon Menteri

Johny Plate: Pidato Jokowi Lecut Bagi Para Menteri dan Calon Menteri
Presiden Joko Widodo memberikan pidato pada Visi Indonesia di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, 14 Juli 2019. ( Foto: ANTARA )
Markus Junianto Sihaloho / HA Senin, 15 Juli 2019 | 16:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Visi Indonesia Minggu (14/7/2019) malam adalah sebuah penegasan pesan bahwa anggota kabinet ke depan harus siap bekerja lebih keras.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate, Senin (15/7/2019).

Menurut Johnny, pidato Jokowi menggarisbawahi perubahan yang begitu cepat saat ini, sejalan dengan tantangan dunia yang begitu keras. Rakyat dituntut untuk bersatu, menjadi satu simpul kekuatan besar, tidak saja dalam arti sumber daya alamnya, tapi juga sumber daya penduduknya.

Pidato itu juga menyiratkan bahwa pemerintahan ke depan harus kuat dan tidak bisa menjadi 'biasa-biasa saja'. Inovasi, potensi, dan efektivitas kerja harus menjadi ukuran.

"Makanya menjadi anggota kabinet Jokowi harus siap-siap untuk bekerja tidak biasa. Bekerja yang luar biasa dan berani ambil keputusan," kata Johnny.

"Para menteri nanti, untuk sebelum menerima tugas itu, akan diminta komitmennya untuk melaksanakam ini dengan sepenuh hati."

Soal siapa yang akhirnya menjadi anggota kabinet, kata Johnny, sepenuhnya akan ditentukan oleh Jokowi sebagai presiden terpilih. Namun pihaknya memahami, Jokowi ingin pemerintahan yang efektif, kuat, diisi tokoh profesional, dan di saat yang sama mewujudkan regenerasi politik yang berjalan.

"Pasti ada kombinasi antara generasi milenial, yang muda, dengan yang senior. Tantangannya di sana ada yaitu koordinasi dan gaya manajemennya, itu tantangannya," ujarnya.

Johnny tak bersedia berkomentar soal kemungkinan mengajak mantan tim sukses kubu Prabowo-Sandi untuk bergabung ke dalam kabinet.



Sumber: BeritaSatu.com