Amien Rais: Rekonsiliasi Tak Harus Bagi-bagi Kursi Menteri

Amien Rais: Rekonsiliasi Tak Harus Bagi-bagi Kursi Menteri
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais ( Foto: Beritasatu TV )
Hotman Siregar / MPA Senin, 15 Juli 2019 | 18:41 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com- Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais berharap rekonsiliasi Jokowi-Prabowo jangan sampai diwujudkan menjadi bagi-bagi kursi menteri.

"Karena apa gunanya dulu bertanding ada dua pasangan capres-cawapres ujung-ujungnya bagi-bagi kursi. Padahal maksudnya supaya ada alternatif ada perspektif lain yang dikerjakan petahana itu," ujar Amien Rais di kantor DPP PAN Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).

Amien menyampaikan pentingnya menjalin persatuan dan kesatuan bangsa. Namun, bersalaman jangan pernah kooptasi dapat satu-dua kursi kemudian lantas kocar-kacir semua wawasan ke depannya.

"Hanya bermata rabun ayam itu saya katakan berkali-kali jadi ini yang saya kira yang indah. Mengapa? kalau demokrasi tanpa oposisi itu demokrasi bohong-bohongan atau jadi demokrasi bodong," tambah Amien Rais.

Menurutnya, kalau parlemen sebagian besar sudah jadi tukang cap stampel atau juru bicaranya eksekutif itu artinya lonceng kematian bagi demokrasi. Ia juga mengaku mendukung rangkulan bersama antara semua tokoh pasca-Pilpres.

"Cuma wanti-wanti saya jangan mencoba kemudian mengaburkan yang enggak jelas lagi. Nanti kalau ada sesuatu yang kurang bagus enggak ada oposisi. Sehingga demokrasi lama-lama akan berubah jadi  otokrasi, jadi sistem yang otoriter," tambahnya.



Sumber: Suara Pembaruan