Pertemuan Jokowi- Bambang Soesatyo Tak Bicara Suksesi Kepemimpinan di PG

Pertemuan Jokowi- Bambang Soesatyo Tak Bicara Suksesi Kepemimpinan di PG
Joko Widodo dan Bambang Soesatyo. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / MPA Senin, 15 Juli 2019 | 19:31 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan politisi Partai Golkar (PG) Bambang Soesatyo memang membahas mengenai PG. Meski begitu Bambang menegaskan, tak ada pembicaran terkait suksesi kepemimpinan di PG.

Bambang juga menepis anggapan dirinya meminta dukungan untuk maju sebagai ketua umum (ketum) PG kepada Jokowi. “Tadi kita bicara soal Golkar saja. Tidak ada dukung-mendukung,” kata Bambang yang juga ketua DPR di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/7).

Menurut Bambang, Jokowi hanya berpesan agar keutuhan PG senantiasa dijaga. “Enggak ada restu. Merestui juga enggak ada. Justru pesan beliau, Partai Golkar harus dijaga betul kekompakannya,” ucap Bambang.

Bambang menuturkan, dirinya dan Jokowi membicarakan pentingnya PG sebagai partai tengah. Menyatukan seluruh kekuatan bangsa. “Jangan ada lagi lahir partai-partai baru dari rahim Golkar. Tidak ada soal calon calonan. Kita diskusi saja itu,” imbuh Bambang.

Bambang menambahkan, Jokowi juga menginginkan PG dapat kembali menjadi wadah untuk purnawirawan TNI dan Polri. Sebab, lanjut Bambang, dulunya Golongan Karya didirikan oleh TNI-Polri.

“Kekuatan-kekuatan itu harus dirangkul kembali. Ada organisasi-organisasi Golkar alim ulama misalnya Satkar Ulama, MDI, Al-Hidayah, harus dirangkul kembali,” imbuh Bambang.



Sumber: Suara Pembaruan