Arsul Sani: Amien Rais Mengatakan yang Seharusnya

Arsul Sani: Amien Rais Mengatakan yang Seharusnya
Amien Rais. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / HA Selasa, 16 Juli 2019 | 17:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyambut baik pernyataan politikus senior Amien Rais untuk "memberi kesempatan penuh kepada Jokowi" untuk memimpin Indonesia di periode keduanya.

Menurut Arsul, kontestasi politik harus memiliki akhir. Dan sesuai Undang-Undang Pemilu, garis akhirnya adalah ketika Komisi Peilihan Umum (KPU) sudah menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih.

"Jadi memang yang disampaikan Pak Amien itu memang sudah seharusnya seperti itu, itu menandakan bahwa demokrasi kita itu berjalan dengan baik," kata Arsul, Selasa (16/7/2019).

Hari sebelumnya, Amien mengatakan pihaknya siap menjadi oposisi pemerintahan Jokowi.

"Soal kekuasaan, berikan kesempatan yang utuh kepada Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin, nanti lima tahun kita awasi, kita check and balance," ujar politikus Partai Amanat Nasional itu.

"Demokrasi tanpa oposisi itu demokrasi bohong-bohongan, demokrasi bodong."

Baca juga: Tanpa Oposisi, Amien Rais: Namanya Demokrasi Bodong

Arsul mengatakan jika Amien tidak bersikap seperti itu, maka menandakan demokrasi tidak berjalan dengan baik karena kontestasi menjadi seperti tiada akhir. Di negara maju, bahkan pihak yang kalah selalu menyampaikan pidato pengakuan kekalahan.

Menurut Arsul, jalan demokrasi memang harus seperti itu. Yang di luar pemerintahan tetap punya tugas mengkritisi. Namun juga jangan dimaknai bahwa kalau kemudian pihak yang awalnya keras kemudian menjadi soft itu adalah tanda-tanda mau masuk dalam pemerintahan.

"Karena tidak mungkin semua masuk di pemerintahan. Orang seperti Pak Amien juga mengatakan demokrasi akan mati kalau semua (di pemerintahan), kalau tidak ada oposisinya," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com