Surya Paloh Persilakan Jokowi Ambil Kabinet dari Nasdem

Surya Paloh Persilakan Jokowi Ambil Kabinet dari Nasdem
Surya Paloh. (Foto: Antara)
Carlos KY Paath / MPA Selasa, 16 Juli 2019 | 18:26 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com- Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh tidak mau ambil pusing terkait ramainya wacana terkait pembagian jatah kursi kabinet di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terpilih kembali di periode kedua.

Menurut Surya, jika Presiden Jokowi merasa dan menganggap penting keberadaan Partai Nasdem di kabinet, maka dipersilakan memilih kabinet dari Nasdem. Namun jika tidak, Surya pun tidak mempermasalahkannya.

"Kalau bapak (Presiden Jokowi) anggap penting Nasdem di kabinet, tempatkan (menteri Nasdem di kabinet). Tapi kalau merasa tidak penting, jangan kasih apa-apa Nasdem itu," kata Surya Paloh dalam pembukaan sekolah legislatif Partai Nasdem di Akademi Bela Negara (ABN) Partai Nasdem, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).

Menurut Surya, Presiden Jokowi tentunya memiliki pertimbangan untuk memilih seluruh anggota kabinetnya. Saat ini, sebagai salah satu parpol yang mendukung Pemerintahan Jokowi, yang terpenting adalah Nasdem akan konsisten mendukung Jokowi selama lima tahun kedepan.

"Nasdem ingin mengawal kepemimpinan Jokowi lima tahun kedepan, tidak ada lagi yang perlu kami ragukan. Kami bangga, kami tidak salah. Maka ketika kampanye Jokowi presidenku, Nasdem partaiku," ujar Surya.

Di hadapan Presiden Jokowi dan anggota legislatif terpilih, Surya Paloh juga mengingatkan agar Jokowi dapat menilai mana partai politik yang tulus membantu jalannya pemerintahan dan mana yang tidak.

"Ini adalah masa-masa yang tidak mudah bagi Jokowi. Terima masukan, ada yang tulus, ada yang barangkali lips service. Pak Jokowi, itu adalah hal yang lumrah. Tapi yang diperlukan siapa yang berani menyatakan (kebijakan) Jokowi kurang tepat, kurang bijaksana, itu jauh lebih berarti dan lebih penting daripada ucapan manis tapi tidak indah dan konsisten dalam hatinya," kata Surya.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem melaksanakan Sekolah Legislatif 2019 di Kampus Akademi Bela Negara (ABN), Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019). Pelaksanaan Sekolah Legislatif 2019 itu sendiri dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selain membuka Sekolah Umum, Presiden Jokowi juga sekaligus memberikan kuliah umum kepada 59 Anggota legislatif DPR RI terpilih dari Partai Nasdem. Namun demikian, kuliah umum itu sendiri tertutup bagi media.

Partai Nasdem menjadi  partai politik yang mengalami peningkatan terbesar perolehan kursi anggota legislatif  di Pemilu 2019. Di dalam kontestasi Pemilu April 2019 sendiri, perolehan kursi Partai Nasdem di DPR sebanyak 59 kursi.

Dengan hasil tersebut, perolehan kursi Partai Nasdem di DPR bertambah 23 kursi, yaitu dari 36 kursi pada 2014 menjadi 59 kursi pada 2019 atau naik 63,88%. Kenaikan perolehan kursi Partai Nasdem 63,88% merupakan kenaikan yang tertinggi dibandingkan perolehan kursi partai papan atas lainnya.

Sebagai gambaran kursi PDIP bertambah 19 kursi (17,43%), Golkar berkurang 6 kursi (turun 6,59%), Gerindra bertambah 5 kursi (6,85%), dan PKB bertambah 11 kursi (18,96%).
Kenaikan perolehan kursi Partai Nasdem yang tinggi itu berkat kenaikan perolehan suara dari 8,4 juta pada 2014 naik menjadi 12 juta, atau naik 3,6 juta suara (42,86%) pada 2019



Sumber: Suara Pembaruan