Rapimgab Pemilihan Wagub Batal, Fraksi Golkar Sindir PSI

Rapimgab Pemilihan Wagub Batal, Fraksi Golkar Sindir PSI
Rapat Paripurna Istimewa Perayaan HUT ke-492 Kota Jakarta di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / MPA Selasa, 16 Juli 2019 | 18:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) Pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI yang membahas tata tertib (tatib) yang harusnya digelar hari ini batal dilaksanakan. Pembatalan ini sudah terjadi untuk ketiga kalinya.

Melihat dibatalkan pelaksanaan Rapimgab untuk ketiga kalinya membuat Penasehat Fraksi Golkar DPRD DKI, Ramly HI Muhammad, kesal. Ia pun menyindir Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lebih mumpuni memilih wagub DKI.

“Saya pendapat pribadi, pemilihan terjadi kepada dewan baru. Lebih aman. Dewan yang baru saja. Kan PSI kan baru. Ya sudah kasih tugas dialah. Sudah mau ambil alih tugas. Kita juga aman,” kata Ramly di DPRD DKI, Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Ramly tidak terima tuduhan PSI yang menyatakan pemilihan Wagub DKI sarat dengan politik uang. “Kalau beredar uang, kita enggak. Kita disangka dapat juga. Kalau KPK pegang bagaimana. Jadi yang aman, kasih kepada dewan baru saja,” ujar Ramly.

Lebih baik, lanjutnya, PSI turut didalam pemilihan Wagub DKI. Sehingga dapat merasakan konflik didalamnya. “Saya enggak mau bilang PSI salah. Daripada nuduh ada putaran duit, dia saja yang merasakan konflik didalamnya. Dia kan mau cari yang terbaik. Teman-teman semua merasakan orang diluar bilang apa,” tukasnya.

Seperti diberitakan, Rapimgab hanya dihadiri sembilan orang anggota DPRD DKI saja. Yaitu, Ketua Pansus Pemilihan Wagub, Ongen Sangadji; Wakil Ketua Pansus sekaligus Ketua Fraksi Nasdem, Bestari Barus; Ketua Fraksi PDIP, Gembong Warsono; Wakil Ketua I Fraksi Gerindra, Iman Satria; Wakil Ketua Fraksi PDIP, Pantas Nainggolan; Sekretaris Fraksi PKS, Ahmad Yani; Sekretaris Komisi D, Pandapotan Sinaga; Sekretaris Komisi A, Syarif dan Ketua Komisi B, Abdurrahman Suhaimi.

Dilihat dari yang hadir, hanya ada lima fraksi yang datang dalam Rapimgab tersebut. Sementara, pimpinan lima fraksi lainnya, yaitu Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi PPP, Fraksi Golkar dan PKB tidak hadir.

Pelaksanaan Rapimgab pemilihan wagub DKI untuk membahas tatib pemilihan seharusnya digelar pada Rabu (10/7/2019). Namun, rapat itu diundur menjadi hari Senin (15/7/2019). Dikarenakan banyak pimpinan fraksi dan komisi yang tidak hadir dalam rapat tersebut.

Kemudian, dengan alasan yang sama, rapimgab kedua pada Senin diundur kembali menjadi pada hari Selasa (16/7/2019).



Sumber: Investor Daily