Susunan Kabinet Jokowi-Ma'ruf yang Beredar Dipastikan Hoax

Susunan Kabinet Jokowi-Ma'ruf yang Beredar Dipastikan Hoax
Dokumen bohong yang berisi daftar anggota kabinet 2019-2024. ( Foto: Beritasatu / Heru Andriyanto )
Carlos KY Paath / HA Rabu, 17 Juli 2019 | 17:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Susunan kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin periode 2019-2024 mendatang yang beredar dipastikan hoax. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf tak mungkin merekomendasikan nama-nama calon pembantu presiden di kabinet.

“Susunan kabinet itu hoax. TKN tentu tidak akan ikut merekomendasi nama-nama. Dalam artian menentukan sepenuhnya menteri-menteri atau pejabat lainnya di kabinet. Kenapa? Karena tugas TKN itu ialah memenangkan Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma'ruf pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding, Rabu (17/7/2019).

Menurut Karding yang pernah menjabat Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, partai-partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tentu hanya mengirim nama. Sementara penentuan sepenuhnya komposisi kabinet menjadi hak prerogatif Jokowi sebagai presiden terpilih.


“Informasi yang beredar tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan. Pengangkatan menteri hak prerogatifnya Pak Jokowi,” tegas Karding.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga menyebut susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf adalah hoax.

“Faktanya berdasarkan hasil penelusuran, menurut Direktur Komunikasi Politik TKN Usman Kansong menyatakan bahwa susunan Kabinet Indonesia Kerja Jilid II yang beredar melalui media sosial adalah tidak benar,” demikian tertulis di situs Kemkominfo, Selasa (16/7).

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pernah meminta agar publik tidak terlalu menanggapi maraknya pesan berantai terkait daftar kandidat menteri.

“Namanya isu kan setiap minggu berganti. Enggak usah terlalu ditanggapi. Hampir setiap minggu kan berubah,” kata Moeldoko seraya menyebut belum adanya pembahasan mengenai kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Adapun risalah susunan menteri dalam dokumen palsu itu dikemas dalam format PDF dengan logo Garuda Pancasila. Tertulis 'Koalisi Indonesia Maju Republik Indonesia. Risalah Rapat Pengangkatan menteri Pembantu Presiden Dalam kabinet Kerja Jilid II Periode 2019-2024'. Hari dan tanggal serta tempat rapat pembahasan menteri kabinet disebut berlangsung pada Minggu (14/7) di Ruang Rapat SICC, Bogor, Jawa Barat.

Dari daftar itu, Luhut Binsar Panjaitan masih menduduki jabatan Menko Kemaritiman, Sri Mulyani menjabat Menteri Keuangan, Ignasius Jonan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Alam, Retno Lestari Priansari Marsudi sebagai Menteri Luar Negeri, serta Basoeki Hadimoeljono sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pramono Anung yang sebelumnya menjabat Sekretaris Kabinet ditulis menjadi Menteri Sekretaris Negara. Sedangkan Airlangga Hartarto ditempatkan sebagai Menko Perekonomian. Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir menjadi Menpora, sedangkan Moeldoko menjabat Menko Polhukam. Nama Ketua Tim Hukum TKN Yusril Ihza Mahendra juga muncul.

Yusril ditulis menjabat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Putri Presiden Ketiga RI Aburrahman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny Wahid) sebagai Menteri Sosial. Nama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie pun ikut masuk kabinet. Grace ditulis menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA).



Sumber: Suara Pembaruan