Partai Golkar Klaim Dapat Restu dari Koalisi Jadi Ketua MPR

Partai Golkar Klaim Dapat Restu dari Koalisi Jadi Ketua MPR
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang baru Ahmad Muzani (dua kiri), Ahmad Basarah (tengah) dan Muhaimin Iskandar (kanan) mengucap sumpah jabatan pada rapat paripurna MPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 26 Maret 2018. MPR menggelar rapat paripurna dengan agenda tunggal yakni melantik tiga Wakil Ketua MPR sebagai hasil dari revisi Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3). ( Foto: BeritaSatu Photo / Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / WM Sabtu, 20 Juli 2019 | 20:20 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP Partai Golkar Andi Sinulingga menyebut partai-partai di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) lebih merestui Golkar ketimbang PKB untuk menduduki Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Andi mengklaim dari pembahasan yang tengah berjalan, menunjukkan tanda-tanda bahwa Golkar akan didukung menjadi ketua MPR.

"Saya kira partai koalisi lebih mendukung supaya Golkar memimpin (MPR) besok, meskipun Pak Muhaimin juga menginginkan,"
ujar Andi seusai diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu, (20/7).

Menurut Andi, Partai Golkar memang ideal untuk memimpin MPR karena merupakan partai peraih kursi terbanyak kedua di parlemen. Dengan alasan seperti itu, menurut dia, Partai Gerindra dan PKB tidak etis meminta jatah untuk pucuk pimpinan MPR.

"Meski siapa saja bisa, kursi pimpinan MPR ada di Golkar sebagai kursi terbanyak kedua di parlemen," katanya.

Menurut Andi, terdapat sejumlah nama kader Golkar yang layak dan berminat menjadi ketua MPR. di antaranya Aziz Syamsudin, Bambang Soesatyo, dan Zainudin Amali.

"Kader-kader Golkar banyak yang layak jadi ketua MPR dan kita optimistis mendapat dukungan dari koalisi. Prosesnya sedang jalan dan tanda-tandanya memungkinkan, Golkar memimpin MPR," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com