Gus Solah: Warga NU Penentu Pilwakot Surabaya 2020

Gus Solah: Warga NU Penentu Pilwakot Surabaya 2020
ilustrasi pilkada ( Foto: Istimewa )
/ WBP Minggu, 21 Juli 2019 | 20:29 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur KH Salahudin Wahid atau akrab disapa Gus Solah meyakini warga Nahdlatul Ulama (NU) akan menjadi penentu bagi kemenangan kandidiat yang akan maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Kota Surabaya tahun 2020.

"Meski jumlah warga NU di Surabaya secara keseluruhan tidak sebesar di Jawa Timur, tapi tetap akan menjadi modal kuat bagi kandidat yang maju dalam," kata Gus Solah kepada wartawan, di Surabaya, Minggu (21/7/2019).

Karenanya, adik kandung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid itu meyakini jika ada kandidat yang merepresentasikan NU, akan berpeluang besar memenangi Pilwalkot Surabaya 2020. "Bukan berarti kandidat dari kalangan nasionalis tidak berpeluang. Kalau kandidat nasionalis ini ketokohannya kuat, bisa jadi menang," kata Gus Solah.

Mantan Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) itu mencontohkan Khofifah Indar Parawansa bisa menjadi pemenang dalam Pilgub Jawa Timur 2018, bukan hanya karena berasal dari kader NU, melainkan juga ditopang ketokohannya. "Bu Khofifah bisa meraup suara di berbagai wilayah yang selama ini dikenal sebagai basis PDIP, itu tak lain karena ketokohannya memang hebat," ujar Gus Solah.

Sementara dari kalangan kader NU memunculkan nama Zahrul Azhar As'ad atau akrab disapa Gus Hans yang didorong untuk maju sebagai kandidat dalam Pilwakot Kota Surabaya 2020. Gus Solah menilai pengasuh Pondok Pesantren Queen Al-Azhar Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang yang pada Pilgub Jawa Timur 2018 lalu dipercaya sebagai juru bicara Khofifah Indar Parawansa itu, bisa menjadi representasi warga NU dalam Pilwakot Kota Surabaya 2020.

Namun, dia menandaskan masih ada cukup waktu ke depan untuk mencari sosok yang tepat sebagai pengganti Wali Kota Tri Rismaharini. "Masih ada cukup waktu bagi warga Kota Surabaya untuk memilih kandidat mana yang dinilai tepat, termasuk salah satu pilihannya adalah Gus Hans," ujar Gus Solah.



Sumber: ANTARA