Fadli Zon: Gerindra Belum Putuskan Bergabung ke Pemerintahan Jokowi

Fadli Zon: Gerindra Belum Putuskan Bergabung ke Pemerintahan Jokowi
Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat kunjungan kerja di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, 27 Feb. 2019. ( Foto: Beritasatu / Vento Saudale )
Hotman Siregar / CAH Jumat, 9 Agustus 2019 | 14:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan fungsi check and balances harus tetap ada walaupun jika Gerindra merapat ke pemerintahan Jokowi-Ma"ruf. Sangat berbahaya bila Pemerintah tidak ada pengawasan dalam mengeluarkan kebijakannya.

"Harusnya tetap ada check and balances. Bahaya kalau tidak ada pengawasan, akan cenderung jadi pemerintah yang merasa benar sendiri," kata Fadli di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Menurut Fadli, jika tak ada kontrol pemerintah bisa merasa jalan yang dilakukan tidak perlu pertimbangan. Hal itu bisa membuat pemerintah terjerumus dan yang rugi adalah rakyat.

Fadli juga meminta semua Parpol untuk tetap kritis terhadap pemerintahan periode kedua Jokowi. Mengingat, tantangan ekonomi ke depan semakin sulit.

"Apapun yang terjadi harus tetap jadi lembaga yang kritis konstruktif. Karena itu adalah tugas konstitusional," ujarnya.

Terkait keputusan Gerindra apakah akan merapat ke Pemerintah atau diluar pemerintahan, Fadli Zon mengatakan belum diputuskan. Namun Gerindra akan tetap mengedepankan kepentingan nasional.



Sumber: Suara Pembaruan