Usai Salat Iduladha, Jokowi Serahkan Kurban Sapi 1 Ton

Usai Salat Iduladha, Jokowi Serahkan Kurban Sapi 1 Ton
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) memberikan seekor sapi kepada pengurus masjid Baitul Faidzin, CIbinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 22 Agustus 2018. Pada Idul Adha 1439 H tahun ini, Presiden Jokowi memberikan satu ekor sapi kurban jenis peranakan Ongol dengen bobot 1,3 ton. ( Foto: Antara / Yulius Satria Wijaya )
/ FMB Minggu, 11 Agustus 2019 | 09:21 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi melaksanakan Salat Iduladha di Lapangan Astrid Kebun Raya, Bogor, Jawa Barat, Minggu pagi (11/8/2019).

Kepala Negara bersama Ibu Negara tiba di Lapangan Astrid Kebun Raya Bogor ini sekitar pukul 06.40 WIB dengan berjalan kaki.

Kedatangan Presiden disambut Menteri Sekretaris Negara Pratikno,Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kepala LIPI DR Laksamana Tri Handokoserta Kepala Kebun Raya Bogor DR R Hendrian yang selanjutnya mengantarnya hingga shaf terdepan.

Kepala Negara didampingi para pejabat tersebut dan para ulama setempat duduk dan mengucapkan takbir hingga berlangsungnya Salat Id.

Salat Iduladha di Lapangan Astrid Kebun Raya ini diimami serta khatib oleh Ustaz Iqbal Subhan Nugraha, dosen Sekolah Tinggi An-Nuaimy, Jakarta.

Salat Iduladha dimulai pukul 06.55 WIB. Dalam khotbahnya Ustaz Iqbal mengatakan kesalehan kepada Allah SWT dan hubungan sosial sesama manusia adalah yang diwajibkan.

Dalam khotbahnya ini juga menyinggung masalah orang yang mendustakan agama, salah satunya tidak memperhatikan atau menelantarkan anak yatim.

Di depan ribuan jemaah, khatib menyinggung untuk menyelesaikan masalah utang piutang jangan sampai belum selesai meninggal dunia. Bahkan khatib menyebut riwayat Nabi Muhammad SAW yang tidak mau menyalatkan jenazah karena belum menyelesaikan utang-piutangnya.

Sekitar pukul 07.20 WIB rangkaian Salat IdulAdha selesai dan Presiden meninggalkan lokasi yang seperti biasa menyalami para jamaah yang hadir. Selanjutnya, presiden menyerahkan korban sapi seberat 1,002 ton kepada Kepala LIPI.



Sumber: ANTARA