Kabar PD Dukung Jokowi-Ma'ruf, Waketum: Belum Resmi

Kabar PD Dukung Jokowi-Ma'ruf, Waketum: Belum Resmi
Syarief Hasan. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / MPA Senin, 12 Agustus 2019 | 20:37 WIB

 

Jakarta, Beritsatu.com – Wakil Ketua Umum (waketum) Partai Demokrat (PD), Syarief Hasan menepis kabar bahwa partainya secara resmi telah mendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) lima tahun mendatang. Majelis Tinggi (MT) PD belum mengadakan pertemuan.

“Belum resmi. Belum lah. Belum kita putuskan di Majelis Tinggi kok. Penentuan di Majelis Tinggi,” kata Syarief kepada Beritasatu.com, Senin (12/8/2019).

Menurut Syarief, Ketua Umum (ketum) sekaligus Ketua MT PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau Sekretaris Jenderal (Sekjen) PD Hinca IP Pandjaitan yang nantinya mengumumkan sikap PD. “Akan diumumkan sendiri oleh ketum atau sekjen. Harus formal,” ujar Syarief.

Syarief mengungkap, internal PD masih ada yang terbelah. Ada usulan yang mengharapkan PD bersikap netral dan bergabung dengan koalisi partai politik (parpol) pendukung Jokowi-Ma'ruf. Di sisi lain, lanjut Syarief, pilihan untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf juga tergantung kepada Jokowi.

Selain itu, ujar Syarief, kesediaan anggota koalisi Jokowi-Ma'ruf menerima PD. “Kalau koalisi nyaman dengan kita, kita ok. Chemistry (kecocokan) kita dengan Pak Jokowi jelas sudah cocok. Tetapi kan, bagaimana dengan koalisi? Sekalipun secara implisit mereka tidak keberatan,” ucap Syarief.

Syarief menambahkan, SBY sedang mengikuti setiap perkembangan. Syarief menyatakan, politik begitu dinamis. “Nuansanya memang kita sangat concern (perhatian) terhadap pemerintahan. Kita ingin pemerintahan ini sukses,” imbuh Anggota Komisi I DPR tersebut.

Syarief mengungkap, partainya juga mendapatkan amanah dari rakyat di DPR maupun DPRD provinsi dan kabupaten/ kota. Amanah itu, menurut Syarief, tentu sepatutnya diperhatikan dan dijalankan oleh segenap kader PD.

Disinggung mengenai kepastian diumumkannya arah dukungan PD, Syarief belum berani memastikan. “Insyaallah mudah-mudahan, semakin cepat semakin baik. Kita enggak bikin rakernas (rapat kerja nasional) untuk memutuskan. Hanya di Majelis Tinggi,” tegas Syarief.

Sebelumnya, Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum PD Ferdinand Hutahaean menyebut bahwa partainya memutuskan mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Meski begitu, Ferdinand menambahkan, keputusan memang belum disampaikan.



Sumber: Suara Pembaruan