Wapres Harap Warga Papua Terima Permintaan Maaf Berbagai Pihak

Wapres Harap Warga Papua Terima Permintaan Maaf Berbagai Pihak
Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Ibu Mufidah Kalla mengumumkan hasil penilaian busana terbaik dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun 2019 di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu 17 Agustus 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Robertus Wardi / FMB Selasa, 20 Agustus 2019 | 17:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) berharap masyarakat Papua bisa menerima permintaan maaf dari sejumlah kalangan yang melakukan pelecehan atau penghinaan terhadap mereka. Dengan permintaan maaf tersebut, diharapkan masalah yang terjadi bisa dianggap selesai.

‎"Anda sendiri sudah mendengar bahwa Gubernur Jawa Timur sudah minta maaf atas perbuatan aparat di bawahnya, dan juga Malang, wali kotanya sudah minta maaf. Jadi sebenarnya apa yang sudah diminta sudah selesai," kata JK di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2019).

Ia mengaku prihatin atas kondisi yang terjadi. Dia berharap semua pihak sudah bisa tenang dan kembali hidup normal.
Dia juga meminta agar semua pihak saling menghormati. Warga lain bisa menghargai masyarakat Papua di mana saja. Warga Papua yang tersebar di mana saja juga harus mengormati pranata sosial di mana mereka berada.

‎"Intinya adalah kita saling menghargai. Kita mengharagai masyaraka Papua tetapi mahasiwa Papua di banyak kota juga menghargai kehidupan sosial masyarakat dan aturan yang ada," jelas JK.

Terkait masalah pelecehan bendera merah putih, JK menyerahkan ke aparat penegak hukum untul menyelesaikannya.

‎"Saling menghargai UU yang ada. Kalau terjadi (pelecehan bendera, red) walaupun itu kan belum terbuka benar. Itu urusan teknis oleh pejabat bersangkutan. Pak Kapolri. Tentu ada juga aturannya," tutup JK.



Sumber: Suara Pembaruan