PKS Apresiasi Kiprah PKB dalam Menjaga Keindonesiaan

PKS Apresiasi Kiprah PKB dalam Menjaga Keindonesiaan
Dari kiri ke kanan, Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua DPR Bambang Soesatyo berfoto bersama di sela-sela Muktamar V PKB di Bali, Selasa, 20 Agustus 2019. ( Foto: Istimewa )
Yustinus Paat / AO Rabu, 21 Agustus 2019 | 18:09 WIB

Bali, Beritasatu.com - Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini menghadiri Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa di Bali Selasa (20/8/2019). Jazuli mewakili pimpinan PKS yang hadir bersama sejumlah pimpinan partai politik. Dalam kesempatan tersebut Jazuli mengucapkan selamat bermuktamar kepada Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar dan seluruh fungsionaris PKB.

"Selamat bermuktamar kepada saudara-saudara kami Partai Kebangkitan Bangsa, semoga menghasilkan keputusan yang berguna bagi kepentingan umat, bangsa dan negara," kata Jazuli dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Anggota Komisi I DPR itu mengapresiasi kiprah PKB selama ini dalam memperjuangkan aspirasi umat dan menjaga keindonesiaan. Menurut dia, PKB lahir dari rahim umat dan beranggotakan para alim ulama khususnya dari kalangan Nahdliyin.

"PKB ini partai yang lahir dari rahim umat dan berisikan para alim ulama, khususnya dari kalangan Nahdliyin. Apresiasi perjuangannya selama ini untuk kepentingan umat dan tentu saja dalam rangka menjaga keindonesiaan," ungkap Jazuli.

Fraksi PKS, lanjut Jazuli, kerap sejalan dan sinergis dengan Fraksi PKB dalam memperjuangkan legislasi dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan umat, seperti dalam inisiatif RUU Pesantren, UU Jaminan Produk Halal, UU Zakat, UU Penanganan Fakir Miskin, dan UU terkait masalah keummatan lainnya.

Pada kesempatan tersebut Ketua Fraksi PKS ini berharap agar parpol-parpol di Indonesia terus memperkokoh silaturahim atau tali persaudaraan politik.

"Kompetisi wajar saja dalam demokrasi, dalam setiap kontestasi pemilu, tapi di luar itu kita sesama anak bangsa adalah bersaudara, para pimpinan parpol harus memberi contoh pada grasroot-nya dalam menjaga persaudaraan kebangsaan," kata Jazuli.



Sumber: BeritaSatu.com