Mendagri Larang Kepala Daerah di Papua dan Papua Barat Tinggalkan Wilayahnya

Mendagri Larang Kepala Daerah di Papua dan Papua Barat Tinggalkan Wilayahnya
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. ( Foto: ANTARA FOTO / Nova Wahyudi )
Fana Suparman / CAH Kamis, 22 Agustus 2019 | 17:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo memerintahkan Gubernur, Wali Kota dan Bupati di seluruh Papua dan Papua Barat untuk tidak meninggalkan wilayah masing-masing. Perintah itu disampaikan Tjahjo melalui radiogram kepada seluruh kepala daerah di Papua dan Papua Barat.

"Untuk sementara tinggal di wilayahnya masing-masing, Jangan pergi dulu ke luar," kata Tjahjo usai rapat dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Dalam radiogram tersebut, Tjahjo juga memerintahkan seluruh kepala daerah di Papua dan Papua Barat untuk terus berkoordinasi dengan Kapolres, Kapolda, Pangdam, serta pihak dari Badan Intelijen Negara (BIN) di daerah masing-masing. Tak hanya itu, kepala daerah juga diminta berkoordinasi dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat setempat.

"Berikutnya, kalau ada unjuk rasa, kalau ada pengaduan masyarakat, tolong yang menerima adalah kepala daerah didampingi oleh Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Apapun mereka adalah warganya dibimbing dengan baik, diberikan penjelasan dengan baik," katanya.

Tjahjo mengatakan, tugas yang dapat dilakukan pihaknya terkait persoalan Papua dan Papua Barat adalah mengirim radiogram kepada kepala daerah tersebut. Hal ini lantaran persoalan Papua dan Papua Barat saat ini sudah ditangani Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemko Polhukam).

"Saya juga hampir tiap hari telepon bupati, wali kota, gubernur. Kami berkoordinasi dengan pak Menko Polhukam," katanya. (F-5)



Sumber: Suara Pembaruan