Rapat Pleno Golkar Tunggu Penetapan Caleg Terpilih

Rapat Pleno Golkar Tunggu Penetapan Caleg Terpilih
Jajaran pengurus Partai Golkar bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (1/7/2019). ( Foto: istimewa / istimewa )
Robertus Wardi / WM Jumat, 23 Agustus 2019 | 21:55 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG) Tb Ace Hasan Syadzily ‎mengemukakan, rapat pleno Partai Golkar (PG) pada waktunya akan dilaksanakan. Pelaksanaannya setelah KPU menetapkan Calon Anggota Legislatif (Caleg) terpilih hasil Pemilu 2019.

"Jika tahapan dan penetapan Caleg sudah diumumkan selesai, pada saatnya pasti DPP Partai Golkar akan menggelar Rapat Pleno," kata Ace, di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Ia menanggapi desakan dari para loyalis salah satu Calon Ketua Umum (Caketum) PG Bambang Soesatyo (Bamsoet)‎ yang meminta segera dilakukan rapat pleno. Pasalnya, sejak Pemilu tanggal 17 April 2019 sudah tidak ada lagi rapat pleno yang dilakukan PG.

Ace, yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini, menegaskan, para kader bisa saja menyampaikan aspirasinya. Hal itu adalah sesuatu yang wajar dalam dinamikan Golkar. Yang penting penyampaian aspirasi tersebut tidak melakukan tindakan anarkistis dan melanggar hukum.

Menurutnya, ‎dalam mekanisme rapat internal Partai Golkar itu jelas ada tahapannya. Ada rapat bidang dan rapat kordinasi bidang. Setelah itu baru dilakukan Rapat Pleno.Rapat pleno pada saatnya pasti akan digelar untuk membahas agenda internal maupun eksternal setelah berbagai tahapan rapat dilalui dan penetapan hasil Pileg sdh selesai dari KPU.

"KPU kan juga masih belum menetapkan para Caleg DPR RI terpilih. Hasil MK kemarin masih ada rekomendasi PSU dalam penetapan Caleg DPR RI," tutur Ace.

Sebelumnya, para loyalis Bamsoet melakukan unjukrasa di kantor DPP PG pada Rabu (21/8) lalu. Mereka mendesak segera dilakukan rapat pleno DPP.

Informasi yang diperoleh SP menyebutkan kubu Bamsoet menginginkan Musyawarah Nasional (Munas) dilakukan sebelum pelantikan presiden baru tanggal 20 Oktober 2019 mendatang‎.



Sumber: Suara Pembaruan