Gerindra Ingin Biaya Pembangunan Ibu Kota Seluruhnya Ditanggung Negara

Gerindra Ingin Biaya Pembangunan Ibu Kota Seluruhnya Ditanggung Negara
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Wapres Jusuf Kalla (kedua kanan) dan pejabat terkait (dari kiri) Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, memberikan keterangan pers terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara di Istana Negara, Jakarta, Senin 26 Agustus 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Hotman Siregar / FMB Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Edhy Prabowo mengusulkan skema pembiayaan pemindahan ibu kota 100 persen dari uang negara. Sebab, kedaulatan negara tak bisa diberikan ke swasta.

"Kalau Gerindra maunya 100 persen uang negara bahwa ada faktor pendukung lainnya yang mengikuti itu faktor sekunder yang paling utama adalah kebutuhan dasarnya. Ini kan kedaulatan negara masa kita mau serahkan ada swasta membangun negeri kita? Ini alasan yang kami dapat arahan dari ketua umum (Prabowo Subianto)," ujar Edhy di kompleks paƕlemen, Senayan Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Dalam pandangan Gerindra secara umum, semangat untuk pindah ibu kota tidak ada yang menghalangi. Tetapi kalau mau dipilih tempat Gerindra ingin kalau bisa di sekitar Jakarta seperti Jonggol agar tidak terlalu jauh dari kawasan saat ini.

"Masalahnya lahannya ada atau tidak? Ini saya pikir yang jelas ini terus berkembang masukan-masukan inti dari masukan ini diharapkan ke arah positif dalam membangun," ucapnya.

Terkait dengan landasan hukum berupa harus ada RUU, Gerinda akan melihat materi dan substansi kesiapannya. Yang terpenting, kata Edhy, inti dari pemindahan ibu kota konsepnya dulu dibuka ramai-ramai.

"Ini bukan masalah satu, dua kelompok. Ini masalah seluruh kelompok. Kita semua. Jadi ibu kota ini bukan dibuat oleh satu kelompok oleh semua untuk anak cucu kita jadi hitungannya harus benar-benar matang," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan