PKB: 10 Pimpinan MPR Terlalu Banyak

PKB: 10 Pimpinan MPR Terlalu Banyak
Muhaimin Iskandar. ( Foto: Antara )
Hotman Siregar / JAS Jumat, 30 Agustus 2019 | 17:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar menilai penambahan kursi pimpinan MPR menjadi 10 orang terlalu banyak. Hingga saat ini belum ada kesepakatan fraksi-fraksi di DPR terkait penambahan kursi pimpinan itu.

"Kalau 10 pimpinan kebanyakan ya. Namun kami akan lihat sejauh mana kebutuhannya ke depan," ujar Muhaimin di kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (30/8/2019).

Muhaimin menilai perubahan UU MD3 untuk menambah pimpinan MPR belum menjadi prioritas. Sampai saat ini belum ada pembahasan di internal koalisi maupun PKB.

"Belum ada pembahasan di internal koalisi maupun di PKB," katanya.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas membenarkan pihaknya telah membuat draf revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) terkait pasal formasi pimpinan MPR. Menurutnya, revisi itu dilakukan atas dasar putusan dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

"Jadi ini ada putusan MKD yang memerintahkan untuk dilakukan revisi. Sehingga mau tidak mau saya harus menjalankan itu," kata Supratman.

Revisi UU MD3 itu dilakukan untuk menambah jumlah pimpinan MPR menjadi 10 orang. Padahal, dalam pasal formasi pimpinan sebelumnya, MPR hanya dipimpin satu ketua dan empat wakil.

Supratman belum bisa memastikan apakah semua fraksi di DPR setuju untuk merevisi UU MD3. Ia mengatakan rencana revisi UU MD3 itu, baru akan dibahas Senin (1/9/2019) depan.



Sumber: Suara Pembaruan