Partai Demokrat Bakal Pelajari Revisi UU KPK

Partai Demokrat Bakal Pelajari Revisi UU KPK
Pegawai dan pimpinan KPK hingga masyarakat menggelar aksi melindungi Lembaga Antikorupsi di pelataran Gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/9/2019). ( Foto: Fana Suparman / Fana Suparman )
Carlos KY Paath / WM Senin, 9 September 2019 | 12:23 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Hinca IP Pandjaitan menegaskan, partainya akan mempelajari revisi Undang-Undang (UU) Nomor 20/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Hinca, partainya akan menyampaikan penjelasan komprehensif terkait revisi tersebut.

“Kami masih fokus internal. Belum pelajari itu (revisi UU KPK). Nanti kami umumkan terbuka tentang apa revisi itu. Nanti saja,” kata Hinca, di Kantor DPP PD, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Disinggung kemungkinan Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal menyinggung mengenai revisi UU KPK dalam pidato politik malam ini, menurut Hinca, SBY tidak bicara terkait politik.

“Kalau nanti yang berkaitan dengan politik mungkin besok. (pidato) nanti lebih pemunculan perdana setelah 8 bulan. Sekarang beliau sudah bisa menata hati,” imbuh Hinca.

Untuk diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat mendadak menyetujui draf usul revisi UU KPK dari Badan Legislasi menjadi Rancangan Undang-Undang (RUU) KPK pada 5 September 2019. Koalisi masyarakat menolak rencana revisi tersebut. Sebab, terdapat beberapa poin krusial yang disinyalir melemahkan pemberantasan korupsi. Misalnya, menghilangkan penyidik independen.



Sumber: Suara Pembaruan