Media Massa Berperan Penting sebagai Pemersatu Bangsa

Media Massa Berperan Penting sebagai Pemersatu Bangsa
Dari kiri ke kanan, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Wakil Pemimpin Redaksi Beritasatu TV, Muzakkir Husain, Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Abdul Manan, dan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Yuliandre Darwis, dalam acara Seminar Nasional Peran Media dalam Pembangunan Bangsa di UIN Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 9 September 2019. ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Selasa, 10 September 2019 | 10:22 WIB

Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Media massa memiliki peran yang sangat penting sebagai alat pemersatu bangsa. Peran itu bisa diwujudkan media massa melalui upaya penyebaran dan implementasi dari nilai-nilai Pancasila.

Hal itu mengemuka dalam seminar nasional bertema "Menjadikan Media sebagai Alat Pemersatu Bangsa sebagai Bentuk Implementasi Nilai-nilai Pancasila” yang digelar di UIN Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin (9/9/2019). Seminar itu merupakan rangkaian program "Pancasila Fest" yang digelar DPP Duta Remaja Indonesia. Acara dimulai pada 1 Juni hingga Oktober 2019.

Narasumber yang hadir dalam semintar itu adalah Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Wakil Pemimpin Redaksi Beritasatu TV, Muzakkir Husain, Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Abdul Manan, dan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Yuliandre Darwis.

"Tujuan dari rangkaian acara tersebut adalah mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di kalangan milenial dengan membedah Pancasila secara santai dan ringan," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Duta Remaja Indonesia, Dhika Yudistira dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Seminar dibuka oleh Rektor UIN Jakarta, Amany Burhanuddin Umar Lubis. Dia mengatakan, komunikasi dan informasi sangat penting untuk terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan teknologi informasi sekarang ini. Universitas sebagai center of knowledge dituntut untuk terus mengembangkan sumber daya manusia yang semakin unggul agar terus bisa menyesuaikan perubahan zaman.

Direktur Kajian Strategis Duta Remaja Indonesia, Boy Agustinus mengatakan, acara Duta Remaja Goes to Campus ini adalah salah satu rangkaian dari acara "Pancasila Fest, The Nerve of Millenials". Salah satu acara yang sudah digelar, selain seminar, adalah Ngopi Remaja (Ngobrolin Pancasila dan Indonesia bersama Remaja), yang sudah terlaksana tiga kali.

Pancasila, ujar Boy, sebagai leitstar yang dinamis, bintang penuntun, dan dasar falsafah negara Indonesia, merupakan sebuah sistem nilai kebaikan universal yang bisa diterapkan dalam konteks apa pun, baik pada masa hari ini, besok, dan masa yang akan datang.

Itu artinya, Pancasila dengan basis filosofinya yang mendalam sebenarnya mampu untuk menjawab setiap problematika dan perubahan yang ada. Dalam pelaksanaannya saat ini, diperlukan sinergisme untuk bersama-sama mengaktualisasikan Pancasila melalui sistem dan dinamika kekinian.

"Kampus memegang peranan penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi milenial dan Duta Remaja Indonesia adalah garda terdepan dalam mengawal Pancasila dan Indonesia," kata Boy.



Sumber: BeritaSatu.com