Golkar Miliki 2.785 Kursi Parlemen di Seluruh Tanah Air

Golkar Miliki 2.785 Kursi Parlemen di Seluruh Tanah Air
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. ( Foto: ANTARA FOTO / Aditya Pradana Putra )
Robertus Wardi / JAS Sabtu, 14 September 2019 | 11:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Golkar (PG) memiliki 2.785 kursi parlemen di seluruh wilayah Indonesia. Hal itu merupakan hasil Pemilu Legislatif (Pileg) tanggal 17 April 2019 lalu.

Hal itu disampaikan Ketua Umum (Ketum) PG Airlangga Hartarto dalam acara silaturahmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PG dengan Pimplnan DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota PG masa bakti 2019-2024 se-Indonesia di Jakarta, Sabtu (14/9/2019).

Hadir pada acara itu, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, Sekjen PG Lodewijk Freidrich ‎Paulus, Ketua Komisi III Azis Syamsuddin dan para pengurus DPP lainnya.

Airlangga menjelaskan hasil Pileg menempatkan PG meraih 85 kursi di DPR. Dengan perolehan itu, Golkar menempati peringkat kedua dalam perolehan kursi di DPR pusat. Di tingkat provinsi, Golkar meraih 309 kursi. Sementara di tingkat kabupaten dan kota, Golkar memiliki 2.391 kursi.

"Total mencapai 2.785 kursi," kata Airlangga.

Atas hasil yang ada, Airlangga mengaku senang dan bangga. ‎Hal itu karena dalam kurun waktu lima tahun, Golkar mempunyal lima ketua umum. Kondisi itu berdampak pada soliditas partai. Berbagai hasil survei menunjukkan pada titik nadir yaitu sebesar 6 persen.

Dalam kondisi yang remuk seperti itu, beberapa kader juga terlibat pelanggaran hukum. Termasuk menjelang pencoblosan tanggal 17 April.

Namun hasil akhir, menempatkan Golkar memperoleh suara sebesar 12,31 persen. Hasil itu mengalami kenaikan sebesar 100 persen dari berbagai hasil survei sebelum pemilu.

"Terkait dengan pencapaian tersebut Presiden terpilih Bapak Jokowi saat menerima para Ketua DPD Partai Golkar Provinsi menyampaikan rasa hormat dan bersyukur atas pencapaian Golkar di tengah badai yang terjadi," jelas Airlangga yang juga Menteri Perindustrian.

Dia berharap seluruh kader yang berhasil duduk di parlemen agar menjaga kehormatan dan penghargaan yang diberikan Golkar. Jadilah sebagai wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat.

Para kader juga harus menjaga prestasi, dedikasi, dan loyalitas dilandasi moralitas yang tidak tercela. "Kepercayaan ini harus dijawab dengan berkomitmen untuk terus membesarkan dan memenangkan Partai Golkar di masa yang akan datang," tutup Airlangga. 



Sumber: Suara Pembaruan