Munas Golkar, Tanda-tanda Airlangga Terpilih Kembali Semakin Besar

Munas Golkar, Tanda-tanda Airlangga Terpilih Kembali Semakin Besar
Airlangga Hartarto. ( Foto: Antara )
Asni Ovier / AO Rabu, 18 September 2019 | 14:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP Partai Golkar bidang Ekonomi Kreatif, Ricky Rachmadi mengatakan, peluang keterpilihan Airlangga Hartarto untuk bisa kembali memimpin Partai Golkar dalam musyawarah nasional (munas) pada Desember mendatang bisa dikatakan "sudah selesai". Sebab, peluang Airlangga untuk terpilih kembali semakin besar.

"Hal ini berdasarkan aspirasi pemilik suara pada munas nanti, terutama yang berkembang di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) provinsi, selain adanya dukungan dari tokoh elite partai terhadap Airlangga. Sikap elite partai itu seperti yang oleh Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung, dan Agung Laksono. Inilah tanda-tanda yang mendorong peluang keterpilihan Airlangga semakin besar untuk kembali memimpin Partai Golkar," ujar Ricky di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Menurut Ricky, adanya kecenderungan suara DPD untuk mendukung Airlangga tersebut dapat dirasakan dalam pertemuan pengurus DPD dengan DPP Partai Golkar pada Minggu (15/9/2019) malam. Pada pertemuan itu juga hadir para tokoh dan elite Partai Golkar serta seluruh anggota legislatif DPR periode 2019-2024 dari Partai Golkar.

"Bahkan, dalam pertemuan itu diharapkan pertarungan antara kubu Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo tidak mengarah kepada upaya perpecahan partai, seperti yang diingatkan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie. Jadi, Golkar harus tetap bersatu," ujar Ricky.

Dikatakan, Aburizal Bakrie selalu mengingatkan agar Partai Golkar tidak terpecah. Mantan ketua umum Partai Golkar itu ingin partainya tetap bersatu dalam dinamika yang terjadi menjelang Munas mendatang. Ditambahkan Ricky, Aburizal juga meminta fungsionaris di semua jajaran partai beringin untuk tetap kompak dalam menjaga persatuan partai.

"ARB ingin kader partainya membuktikan bahwa saat ini Golkar tetap satu," tegas Ricky. ARB juga mengingatkan agar kader Golkar tidak menohok kawan sendiri melalui penggunaan istilah "jangan menggunting dalam lipatan".

Ricky mengakui bahwa arus dukungan DPD Partai Golkar terkait pencalonan Airlangga terus mengalir dan disampaikan langsung oleh berbagai DPD, termasuk dari DPD Jawa Tengah.



Sumber: Suara Pembaruan