Bamsoet Sebut Ada Tekanan Asing Agar LGBT Masuk KUHP

Bamsoet Sebut Ada Tekanan Asing Agar LGBT Masuk KUHP
Bambang Soesatyo. ( Foto: Istimewa )
Robertus Wardi / YUD Jumat, 20 September 2019 | 16:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkapkan ada tekanan asing agar Lesbian, Gay, Biseksual dan Trans Gender (LGBT) dimasukkan dalam RUU KUHP. Tekanan itu cukup kuat supaya LGBT diakui di negara ini.

"Itu terutama negara Eropa. Malah dateng ke DPR ya beberapa waktu lalu ketika kita masuk ke dalam pasal-pasal itu," kata Bamsoet dalam diskusi bersama Ormas Tri Karya di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

‎Ia menjelaskan DPR menolak tekanan-tekanan dari asing tersebut. Sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim, DPR menolak tekanan asing tersebut.

"Semangat kami di DPR sebagai bangsa dengan mayoritas Islam Muslim dan kita bangsa yang beragama, secara tegas menolak LGBT. Mereka menghendaki pasal yang melarang LGBT itu dicabut tapi kami menolak," tegas Bamsoet.

Dia mengemukakan pengesahan RUU KUHP itu ditunda karena masih ada banyak pasal yang pro-kontra. Pemerintah dan DPR akan bahas lagi berbagai aturan tersebut sehingga benar-benar tidak ada penolakan lagi.

"Kami memutuskan untuk menghold atau menunda sambil menyempurnakan pasal-pasal dan memberikan sosualisasi agar tidak ada mis komunikasi terhadap pengertian pasal-pasal yang ada. Saya lihat ada yang belum membaca tapi sudah menolak," tutup Bamsoet.



Sumber: Suara Pembaruan