Pengesahan RUU KUHP Ditunda, Partai Demokrat Terima Kasih ke Jokowi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pengesahan RUU KUHP Ditunda, Partai Demokrat Terima Kasih ke Jokowi

Senin, 23 September 2019 | 11:54 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Partai Demokrat (PD) mendukung penundaan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). PD berharap agar pasal-pasal kontroversial dalam RUU tersebut dikaji kembali.

“RUU KUHP ini memang dibicarakan di internal Partai Demokrat. Kami berterima kasih ke Pak Jokowi yang menyatakan menunda pengesahan. Kalau Fraksi Partai Demokrat melihat mana yang perlu dan tidak untuk diatur dalam RUU KUHP, mesti dikaji,” kata Kepala Divisi Advokasi dan Hukum PD, Ferdinand Hutahaean kepada Beritasatu.com, Senin (23/9).

Menurut Ferdinand, penundaan tentunya akan memberi ruang yang cukup untuk membahas hal-hal kontroversial. Sebab, pihaknya tak menginginkan negara terlalu jauh mencampuri atau masuk ke ranah privat dan multitafsir. “Tentu sikap kami bukan soal dukung penundaan pengesahan, tetapi ada substansi yang harus diselesaikan. Kalau ditunda tanpa ada yang diubah, ya sia-sia,” ujar Ferdinand.

Ferdinand menyoroti pasal penghinaan terhadap Presiden. Menurut Ferdinand, ketentuan itu diperlukan, tetapi batasan kalimat hukumnya harus jelas. Dengan begitu, pasal tersebut tidak disalahgunakan penguasa. Misalnya, kritik rakyat atas kebijakan presiden yang keliru tak bisa dipidana. Lain halnya jika ada yang mengubah gambar presiden menjadi buruk dan bermuatan penghinaan.

Ferdinand menambahkan, larangan menjelaskan alat kontrasepsi sepatutnya dihapus. Begitu juga dengan hewan ternak yang masuk pekarangan tetangga. “Pasal-pasal pendidikan seks, termasuk ternak itu rancu dan aneh. Hapuskan saja. Jangan sampai nanti negara terlalu jauh urusi privasi orang, termasuk misalnya urusan bersenggama yang tata caranya diatur negara,” tegas Ferdinand.

Ferdinand menyatakan, KUHP yang digunakan Indonesia sekarang memang peninggalan kolonial. Menurut Ferdinand, Indonesia membutuhkan payung hukum baru. “Tetapi jangan juga kita buat KUHP baru yang lebih kejam dari punya penjajah. Perlu batasan waktu yang segera untuk pengesahan. Silakan nanti DPR membahasnya. Tapi poin-poin kontroversial harus jadi perhatian,” ucap Ferdinand.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta DPR menunda pengesahan RUU KUHP. “Saya terus mengikuti perkembangan pembahasan RUU KUHP secara saksama. Setelah mencermati masukan-masukan dari berbagai kalangan yang berkeberatan dengan sejumlah substansi-substansi RUU KUHP, saya berkesimpulan, masih ada materi-materi yang butuh pendalaman lebih lanjut,” kata Presiden.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketua KPU Sebut 3 Catatan Positif Pemilu 2019

Ketua KPU Arief Budiman menyebut 3 catatan positif Pemilu 2019 mulai dari penggunaan anggaran yang efektif dan efisien, sampai demokrasi yang terkonsolidasi.

NASIONAL | 23 September 2019

Gerindra Patuhi Putusan Pengadilan Terkait Gugatan Mulan Jameela

Hal itu dikatakannya terkait Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memutuskan empat kader Gerindra sebagai anggota DPR RI terpilih.

POLITIK | 23 September 2019

Azis Syamsuddin Akan Jadi Ketua MPR?

Azis dikabarkan diberikan jabatan tersebut karena mewakil Golkar yang menjadi pemenang nomor dua hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

POLITIK | 23 September 2019

Mervin Komber Bantah Tatib Baru DPD Jegal Calon Tertentu di Pemilihan Ketua

Menurut Mervin, seharusnya DPD memberikan pemahaman yang baik kepada rakyat.

POLITIK | 22 September 2019

Adu Kuat Dua Kubu Golkar Warnai Dinamika Jelang Munas

Tarik-menarik dua kelompok ini selalu muncul menjelang Munas dan sangat memengaruhi sosok yang akan maju sebagai Ketua Umum Golkar.

POLITIK | 22 September 2019

Karhutla, Ketua DPR Dorong KLHK Bentuk Gugus Tugas

Kebakaran hutan dan lahan bisa diperkecil melalui upaya preventif yang efektif.

POLITIK | 22 September 2019

Ketua DPR dan Dua Menteri Raih Indonesia Digital Initiative Awards 2019

IDIA 2019 diserahkan langsung kepada Ketua DPR, Bambang Soesatyo, Menteri Desa-PDTT Eko Putro Sandjojo, dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

POLITIK | 21 September 2019

IPW: Agus Rahardjo Cs Tidak Pantas Lagi Pimpin KPK

Jika ingin tetap bercokol di KPK seharusnya Agus Rahardjo Cs minta maaf kepada Presiden dan masyarakat untuk mengambil kembali mandat yang sudah diserahkan.

NASIONAL | 21 September 2019

Bamsoet: Anggota DPR Harus Berani Bicara dan Dekat dengan Wartawan

"DPR RI juga terus meningkatkan profesionalitas kerja menjadi lembaga perwakilan yang demokratis, dengan mengedepankan lima kriteria yang telah digariskan."

POLITIK | 21 September 2019

Menkumham: Jika Tidak Puas dengan RUU KUHP, Silakan ke MK

RUU KUHP tidak otomatis berlaku pascadisahkan. Sosialisasi dulu dua tahun.

POLITIK | 21 September 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS