Ketua DPR Pastikan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Ditunda

Ketua DPR Pastikan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Ditunda
Bambang Soesatyo. (Foto: Istimewa)
Yustinus Paat / AO Kamis, 26 September 2019 | 16:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet menegaskan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (P-KS) tidak akan disahkan DPR pada periode ini. Ia mengatakan, waktu kerja yang tinggal sedikit lagi tidak memungkinkan DPR dan pemerintah menyelesaikan RUU P-KS.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pimpinan panitia kerja (panja) terkait, karena waktunya yang pendek dan masih banyak masalah yang belum selesai dibahas, maka kita putuskan ditunda,” ujar Bamsoet di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Bamsoet mengatakan pembahasan RUU P-KS akan dibawa di masa jabatan DPR periode 2019-2024 yang akan dilantik pada 1 Oktober mendatang. Bamsoet menjelaskan bahwa DPR saat ini bisa melakukan carry over terhadap RUU yang belum selesai setelah mengesahkan revisi UU Peraturan Pembentukan Perundangan Perundang-undangan (P3).

Sementara itu, perkembangan terkini mengenai RUU P-KS adalah DPR dan pemerintah sepakat membentuk tim perumus (Timus). Timus RUU P-KS bakal efektif bekerja di periode mendatang.

"Saya mendengar dari Ketua Panja P-PKS bahwa sampai saat ini untuk judul RUU saja belum ada kesepakatan, sehingga tidak bisa diteruskan karena waktu yang pendek,” ujar Bamsoet.



Sumber: Suara Pembaruan