PDIP Puji Kenegarawanan JK yang Tolak Perppu KPK

PDIP Puji Kenegarawanan JK yang Tolak Perppu KPK
Jusuf Kalla. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / JAS Rabu, 9 Oktober 2019 | 16:48 WIB

Jakarta, Beritasatu - Sekjen PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyatakan pihaknya memberikan apresiasi atas kepemimpinan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Termasuk ketika Kalla menyatakan penolakannya atas Perppu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang didorong sejumlah elite nonpemerintahan.

Menurut Hasto, Jusuf Kalla (JK) tidak hanya membuat sejarah sebagai satu-satunya wapres yang pernah menjabat dua kali dengan dua presiden yang berbeda. JK juga sosok negarawan, kenyang asam garam politik, dan dikenal sebagai sosok pengambil keputusan yang cepat dan tepat.

Atas dasar pengalaman JK yang luas tersebut, maka PDIP sangat memahami mengapa dia berulang kali menyatakan menolak Perppu Revisi UU KPK.

“Ketegasan Pak JK di dalam menolak Perppu didukung oleh PDI Perjuangan. Sebab mekanisme konstitusional telah tersedia melalui Mahkamah Konstitusi sehingga jalan ke MK adalah jalan terbaik," kata Hasto, Rabu (9/10/2019).

"Pak JK juga sangat memahami konstruksi hukum nasional di mana KPK merupakan bagian dari kekuasaan eksekutif dan bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia, dengan sifatnya yang independen, sehingga proses penegakan hukum pemberantasan korupsi tidak bisa diintervensi pihak manapun," bebernya.

Maka kepada para pihak yang mendorong lahirnya Perppu, Hasto menilai hendaknya memahami bahwa konsolidasi ideologi, politik, dan hukum memang wajib dilakukan guna mendukung efektivitas pemerintahan Presiden Jokowi pada periode kedua ini.

Faktanya, revisi UU KPK telah dilakukan dengan keputusan bulat oleh DPR bersama Pemerintah. Hal tersebut juga menunjukkan efektivitas dukungan 60,7 persen kekuatan parpol pengusung Jokowi di parlemen.

"Atas dasar hal tersebut, Perppu bukanlah opsi politik. Presiden Jokowi tidak akan memperlemah basis utama pendukung beliau sendiri yang berasal dari rakyat melalui Pemilu," katanya.

Dipastikan Hasto, PDI Perjuangan bersama koalisi akan terus membangun komunikasi politik dan memperkuat stabilitas politik, hukum, dan ekonomi. “Terima kasih Pak JK atas keputusan yang tegas, tepat, dan mengakar pada tradisi tata pemerintahan yang baik dan konstitusional," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com