Jokowi Dinilai Sudah Ungkap Kisi-kisi Kabinet 2019-2024

Jokowi Dinilai Sudah Ungkap Kisi-kisi Kabinet 2019-2024
Joko Widodo. ( Foto: Antara / Aditya Pradana Putra )
Yustinus Paat / JAS Sabtu, 12 Oktober 2019 | 14:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo sebenarnya sudah memberikan kisi-kisi kabinet periode 2019-2024. Menurut Qodari, setidaknya terdapat tiga kisi-kisi soal menteri kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Pertama, Presiden Jokowi menginginkan menteri yang bertipologi eksekutor. Jokowi ingin menterinya ada orang yang mempunyai kemampuan eksekusi dan itu Jokowi banget atau seperti dirinya," ujar Qodari dalam diskusi bertajuk "Dinamika Politik Jelang Penyusunan Kabinet" di Gado-Gado Boblo, Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Menurut Qodari, seorang eksekutor adalah orang yang mempunyai kemampuan memahami masalah. Jika menteri tidak mempunyai kemampaun mengidentifikasi masalah, maka sulit akan mengeksekusi suatu kebijakan.

"Kemudian, dia (eksekutor) mempunyai kepemimpinan sehingga bisa menggerakkan organisasi dan orang untuk menyelesaikan masalah," ungkap dia.

Selain itu, kata Qodari, seorang eksekutor adalah orang yang bisa melakukan monitoring atau evaluasi ke lapangan. Menurut Qodari, Jokowi menginginkan eksekutor karena dia sendiri adalah seorang eksekutor.

"Siapa contoh eksekutor itu? Per hari ini saya melihat satu orang, yaitu Basuki Hadimuljono (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Ini (Basuki) eksekutor banget, dari ide, gagasan dan implementasi, komprehensif. Dan untuk menemukan orang seperti Pak Basuki tidak mudah," tutur dia.

Kisi-kisi kedua soal kabinet Jokowi, lanjut Qodari adalah 55 persen dari profesional dan 45 persen dari partai politik. Jokowi, kata dia, sebenarnya sudah membatasi ruang gerak parpol untuk jabatan menteri.

"Dengan demikian, kalau jumlah kementerian 34 pos, maka sebanyak 15 atau 16 kursi kementerian merupakan jatah parpol," kata dia.

Qodari menilai persoalan yang dihadapi Jokowi saat ini adalah mendistribusikan 10 parpol pendukung ke 15 kursi menteri tersebut. Belum lagi jika partai di luar koalisi masuk kabinet dan meminta jatah meteri. Menurut Qodari, jatah kalangan profesional bisa juga diisi oleh orang-orang yang didorong parpol.

"Kisi-kisi ketiga adalah kabinet Jokowi akan ada anak-anak muda. Dari 34 kementerian, idealnya 5 kementerian diisi oleh anak-anak muda," pungkas Qodari.



Sumber: BeritaSatu.com