Sikap Politik Gerindra Tergantung Presiden Jokowi

Sikap Politik Gerindra Tergantung Presiden Jokowi
Juru Bicara Partai Geridra, Danhil Anzar Simanjuntak. ( Foto: BeritaSatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / YUD Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:27 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Sikap politik Partai Gerindra pimpinan Prabowo Subianto dalam lima tahun mendatang bergantung kepada Presiden Joko Widodo.

"Tiga sikap politik Prabowo Subianto. Ada tiga poin yang disampaikan langsung oleh Prabowo kepada lebih empat ribu kader yang hadir," kata Juru Bicara Partai Geridra, Danhil Anzar Simanjuntak, di Padepokan Partai Gerindra, Hambalang, Kabupaten Bogor, Rabu (16/10/2019).

Pertama, Prabowo sudah menyerahkan konsepsi terkait dorongan besar ekonomi Indonesia dengan semangat ketahanan pangan, energi, pertahanan dan keamanan yang kuat.

“Berangkat dari konsepsi tersebut, apabila ingin digunakan Presiden Jokowi dan pemerintah lima tahun ke depan, Pak Prabowo mempersilakan. Namun apabila tidak, kami akan tetap bekerja sama untuk kepentingan NKRI,” lanjut Danhil.

Ketiga, Prabowo memutuskan untuk tetap menjaga kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara bersilaturahim dan berkomunikasi untuk musyawarah mufakat bagi kepentingan bangsa dan negara.

Kata dia, bila Jokowi menggunakan konsepsi tersebut dengan melibatkan Prabowo dan Partai Gerindra, tentu partainya siap menjalankan.

"Kalau pun tidak demikian, maka Prabowo tetap akan berkomitmen bekerja sama menjaga kerukunan NKRI," ungkapnya.

Danhil pun menambahkan, penyerahan konsepsi dorongan pembangunan ekonomi dari Prabowo tidak ada kaitannya dengan tawaran kursi menteri lantaran sampai saat ini belum ada pembahasan yang mengarah terhadap pembagian jatah kursi menteri kepada partai Gerindra.



Sumber: BeritaSatu.com