Lima Tahun Jadi Mendagri, Tjahjo: Saya Gelagapan Kalau Ditelepon Presiden

Lima Tahun Jadi Mendagri, Tjahjo: Saya Gelagapan Kalau Ditelepon Presiden
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. ( Foto: Puspen Kemdagri )
Novy Lumanauw / CAH Jumat, 18 Oktober 2019 | 19:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengutarakan kesan-kesannya selama lima tahun menjadi pembantu Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Tjahjo yang dikenal sebagai politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dilantik sebagai menteri dalam negeri Kabinet Kerja pada 27 Oktober 2014

Tjahjo secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memberikan tugas untuk membantunya selama lima tahun. Sebagai orang partai, katanya, Tjahjo juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang selama ini memberikan dukungan sebagai petugas partai di lembaga eksekutif.

“Jadi lima tahun. Genap hampir 35 tahun sebagai pejabat tinggi. Karena saya enam kali sebagai anggota DPR RI. Sebagai Mendagri, kalau Presiden Jokowi menelepon saya, itu pasti cukup gelagapan. Apa nih yang akan ditanyakan. Bisa pagi hari dan bisa juga malam hari,” kata Tjahjo di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (18/10/2019).

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, Presiden Jokowi jarang memanggilnya ke Istana, karena lebih sering menanyakan tugas-tugasnya melalui sambungan telepon.

“Bapak Presiden sering menanyakan tugas dan masalah. Saya selalu lapor. Saya paling sedih kalau harus menyampaikan ke Bapak Wapres atau Bapak Presiden kalau ada mitra kami kepala daerah yang terkena operasi tangkap tangan KPK,” jelas Tjahjo.

Meski demikian Tjahjo mengaku selama lima tahun dirinya mampu mengikuti ritme kerja presiden. 

“Syukur alhamdulillah, selama lima tahun ini saya bisa mengikuti ritme kerja Pak Jokowi dan Pak JK sebagai pimpinan saya,” kata Tjahjo.

Ia mengaku selama lima tahun menjadi pembantu dekat Presiden Jokowi, tidak pernah sakit, apalagi sakit parah.

“Paling saya mengalami sakit flu. Saya juga berterima kasih ditambah jabatan lagi sebagai Plt Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Kepala Badan Perbatasan, dan Wakil Ketua Kompolnas dari Kemendagri. Itu saya kerjakan selama lima tahun, alhamdulillah berjalan dengan baik,” kata Tjahjo.



Sumber: Investor Daily