Didampingi Dokter, Wiranto Pamitan dengan Pegawai Kemko Polhukam

Didampingi Dokter, Wiranto Pamitan dengan Pegawai Kemko Polhukam
Menko Polhukam Wiranto (tengah) memberikan keterangan pers terkait revisi UU KPK di Jakarta, Rabu (18/9/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Robertus Wardi / FMB Sabtu, 19 Oktober 2019 | 16:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Didampingi dua dokter dari Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD), Menko Polhukam Wiranto berpamitan dengan pegawai Kemko Polhukam di Jakarta, Sabtu (19/10/2019). Wiranto didampingi dokter karena belum pulih dari sakitnya akibat ditusuk teroris dua pekan lalu. Di sisi lain, dia harus pamitan dengan anak buahnya karena pada Minggu (20/10/2019) besok, Presiden terpilih Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin akan dilantik.

"Saya ke sini dikawal dokter dua orang," kata Wiranto.

Wiranto Tinggalkan RSPAD Gatot Soebroto

Dia keluar dari rumah sakit hanya untuk pamitan dengan anak buahnya. Setelah pamitan, dia kembali ke rumah sakit untuk terus perawatan.

Setelah ini saya kembali ke rumah sakit untuj terus menjalani perawatan," jelasnya.

Dia mengaku kondisinya sudah membaik. Namun harus tetap dirawat hingga benar-benar pulih.

"Ya Anda lihat saya seperti ini sekarang tentu belum pulih. Ya ada cedera berat seperti itu tentu belum bisa pulih 100 persen. Tapi mudah-mudahan dalam waktu singkat saya bisa beraktivitas seperti biasa. Hari ini saya masih Menkopolhukam sampai nnti pelantikan kabinet yang baru. Saya tentu akan terus melaksanakan tugas sampai kabinet baru dilantik," ujarnya.

"Saya menyampaikan hormat dan terima kasih kepada bapak presiden, bapak wakil presiden, bapak wakil presiden terpilih, para menteri Kabinet Kerja, para kepala badan, bahkan para kiai, ustaz, alim ulama, tokoh masyarakat yang telah mendukung dan mendoakan saya untuk melakukan perawatan di RSPAD untuk kesembuhan setelah mengalami musibah seperti itu," tutupnya.



Sumber: Suara Pembaruan