Ratusan Ribu Relawan Tetap Meriahkan Pelantikan Jokowi

Ratusan Ribu Relawan Tetap Meriahkan Pelantikan Jokowi
Personel TNI mengikuti apel pengamanan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden di Jakarta, Kamis (17/10/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Erwin C Sihombing / FMB Sabtu, 19 Oktober 2019 | 18:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Relawan Joko Widodo (Jokowi) memastikan bakal menggelar acara untuk merayakan pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden-Wapres RI periode 2019-2024, di MPR RI, Minggu (20/10/2019). Acara tetap dikemas meriah tetapi tidak besar-besaran karena Presiden Jokowi menghendaki acara yang khidmat dan sederhana.

"Pesan kesederhanaan itu yang kami pegang," kata Ketua Panitia Syukuran Inaugurasi Presiden-Wakil Presiden RI 2019-2024, Andi Gani Nena Wea, dalam konferensi pers, di Puri Denpasar, Jakarta, Sabtu (19/10/2019).

Andi Gani menuturkan, seluruh relawan yang hadir diperkirakan berjumlah ratusan ribu. Mereka merupakan relawan yang tersebar di Jabodetabek. Bahkan tidak sedikit pula relawan-relawan dari Eropa dan Amerika yang hadir untuk meramaikan acara.

Menurut Andi, massa relawan bergerak sendiri. Tidak ada mobilisasi massa. Bahkan untuk menyiapkan alat-alat termasuk makanan dilakukan secara sukarela. "Ada makanan gerobak seperti ketoprak dan nasi goreng, itu sumbangan dari relawan. Dan bisa dimakan gratis," katanya.

17 Kepala Negara dan 168 Dubes Akan Hadiri Pelantikan Presiden

Massa bakal terkonsenterasi di Taman Pandang hingga ke Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Mereka yang hadir bakal mengenakan kostum putih dan putih merah. "Relawan disarankan tidak lagi membawa bendera-bendera organ relawan," tuturnya.

Seluruh relawan juga diminta tidak membawa anak kecil saat menghadiri acara syukuran inaugurasi nanti, mereka juga tidak diperkenankan membawa tas. Hanya satu pintu saja yang dibuka sebagai pintu masuk massa yakni, di pintu Monas dari arah Gambir. Massa yang masuk pun bakal melewati pemeriksaan X-ray.

Sebagai hiburan, lanjut Andi, relawan bakal menyediakan tiga panggung. Dua panggung besar di Taman Pandang, dan di depan Mahkamah Konstitusi (MK) dan satu panggung kecil di Patung Kuda.

Setiap panggung bakal menyediakan layar ukuran besar untuk menyaksikan pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin di MPR. Di atas panggung-panggung tersebut pula bakal diisi pagelaran kolosal berupa tari atau nyanyian. "Yang mengisi dari relawan-relawan. Bukan dari grup besar meskipun sudah ada grup yang bersedia untuk menghibur massa menyambut presiden," lanjut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu.

Jelang Pelantikan Presiden, Dua Terduga Teroris di Deli Serdang Ditangkap

Kejutan
Andi Gani tidak menampik bakal adanya kejutan bagi massa yang merayakan pelantikan Presiden Jokowi. Namun dia tidak bisa memastikan apakah kejutan yang dimaksud adalah Jokowi bakal menemui relawan. Dia juga memastikan tidak ada arak-arakan Jokowi seperti yang dilakukan pada 2014.

"Apakah Jokowi akan menjumpai massa ? Akan ada kejutan nanti," terang Andi.

Dikatakan, selepas dilantik, Presiden Jokowi diperkirakan bakal tiba di Istana Negara pada pukul 15.30 WIB. Dan massa bakal membubarkan diri sekitar pukul 16.30 WIB, setelah Ma'ruf Amin selesai membacakan doa.

Istana Tidak Gelar Acara Setelah Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

"Doa dari Pak Ma'ruf Amin bisa dipastikan. Doa bakal dipanjatkan dari dalam istana," kata dia.

Selain menyediakan panggung hiburan, relawan juga menyiapkan bendera merah-putih raksasa di Patung Kuda. Untuk memusatkan massa dari Taman Pandang hingga Patung Kuda, ruas jalan di Merdeka Barat bakal ditutup. Acara bakal dimulai pukul 12.00 WIB-16.30 WIB. 



Sumber: Suara Pembaruan