Desakan Gerindra Agar Jokowi Segera Umumkan Kabinet Dinilai Tak Etis

Desakan Gerindra Agar Jokowi Segera Umumkan Kabinet Dinilai Tak Etis
Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. ( Foto: Beritasatu.com )
Carlos KY Paath / YUD Minggu, 20 Oktober 2019 | 13:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Publik telah menantikan susunan kabinet pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden (wapres) 2019-2024, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf). Seluruh pihak diharapkan tidak mendesak Jokowi untuk segera mengumumkan kabinet.

"Jangan paksa atau desak Jokowi untuk segera umumkan kabinet. Tetap penentu akhirnya adalah Presiden," kata Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Irwan melalui keterangan kepada Beritasatu.com, Minggu (20/10/2019).

Irwan menanggapi pernyataan politisi Partai Gerindra Habiburokhman yang mengusulkan agar Jokowi mempercepat pengumuman kabinet. Menurut Irwan, Gerindra bukan partai pengusung Jokowi.

Irwan mengingatkan, penentuan kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden. Alasan Gerindra mendorong percepatan kabinet pun kurang tepat.

Sebab jika bicara hak prerogatif presiden, maka sudah dibatasi waktu oleh undang-undang yaitu pembentukan kementerian dilakukan paling lama 14 (empat belas) hari kerja sejak presiden mengucapkan sumpah/janji.

Irwan menyarankan agar Gerindra mendoakan dan mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf lima tahun ke depan. "Sebaiknya mari kita doakan dan dukung Jokowi-Ma’ruf bisa lanjutkan pencapaian lima tahun periode sebelumnya. Bagaimanapun tantangan pemerintah ke depan tidak mudah, butuh gotong royong pikiran dan tindakan seluruh anak bangsa," ujar Irwan.

Legislator asal Kalimantan Timur tersebut mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Jokowi-Ma'ruf. "Semoga dengan semangat optimisme dan persatuan kita bisa setara dan sejajar dengan bangsa-bangsa maju di dunia," ucap Irwan.



Sumber: Suara Pembaruan