BEM SI Demo di Istana, Polri Kerahkan 1.500 Personel Gabungan

BEM SI Demo di Istana, Polri Kerahkan 1.500 Personel Gabungan
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau pasukan saat apel pengamanan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden di Jakarta, Kamis (17/10/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Bayu Marhaenjati / AMA Senin, 21 Oktober 2019 | 12:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 1.500 personel gabungan TNI, Polri, Pemprov DKI Jakarta, diturunkan untuk melakukan pengamanan terkait rencana aksi unjuk rasa mahasiswa, di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019) hari ini.

"Jumlahnya 1.500 personel pengamanan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta Senin (21/10/2019).

Menurut Argo Yuwono, Ditlantas Polda Metro Jaya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, tetapi sifatnya situasional tergantung kondisi di lapangan. "Rekayasa lalu lintas bersifat situasional ya," ungkapnya.

Sebelumnya, sebuah selebaran berisi informasi mahasiswa akan melakukan aksi unjuk rasa, beredar di aplikasi percakapan Whats App.

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI, itu bakal menggelar aksi dengan tema #Kawaldariawal, di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (21/10/2019).



Sumber: BeritaSatu.com