Jokowi Perlu Tim Ekonomi yang Sanggup Berikan Pertumbuhan Ekonomi 7,5%-8%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jokowi Perlu Tim Ekonomi yang Sanggup Berikan Pertumbuhan Ekonomi 7,5%-8%

Senin, 21 Oktober 2019 | 13:17 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti dari Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Gede Sandra memandang mungkin saja pendapatan perkapita Rp 324 juta/tahun pada 2045 bisa dicapai, seperti harapan yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Tetapi, dengan syarat mutlak, Presiden tidak bisa lagi menggunakan tim ekonomi kabinet periode lalu, yang telah terbukti hanya sanggup memberikan pertumbuhan ekonomi 5%,” tutur Gede di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Seperti diketahui, setelah bersumpah dan dilantik MPR, Presiden Jokowi menyampaikan pidato awal masa jabatanya di hadapan Sidang Paripurna MPR, Minggu (20/10/2019). Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pada 2045, seabad Indonesia Merdeka, Indonesia harus telah keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah.

“Cita-cita kita pada 2045 Indonesia menjadi negara maju dengan pendepatan per kapita Rp 324 juta/tahun atau Rp 27 juta/bulan. Itu yang menjadi target kita,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden juga menegaskan bahwa pada 2045, produk doomestik bruto (PDB) Indonesia harus bisa mencapai US$ 7 triliun dan menjadi negara lima besar ekonomi dunia dengan kemiskinan nol persen.

“Kita harus menuju ke sana. Kita sudah kalkulasi target tersebut sangat masuk akal dan sangat memungkinkan untuk dicapai. Semua tidak datang otomatis dengan mudah, tetapi harus disertai kerja keras. Kita harus kerja cepat. Harus disertai kerja produktif bangsa kita,” tegasnya.

Menanggapi optimisme Presiden Jokowi tersebut, Gede mengatakan, dirinya sudah melakukan simulasi perhitungan. Dengan asumsi pertumbuhan penduduk sebesar 1,1% per tahun, maka untuk dapat mencapai pendapatan perkapita Rp 324 juta per tahun maka pertumbuhan ekonomi harus di kisaran 7,5% hingga 8% setiap tahun sejak 2019 hingga 2045 atau selama 26 tahun.

“Karena, bila pertumbuhan ekonomi kita lagi-lagi hanya stabil di 5%, maka pada 2045 pendapatan perkapita kita hanya Rp 156 juta/tahun. Hanya separuh dari mimpi Pak Jokowi,” kata Gede.

Demi mewujudkan cita-cita sesuai pidatonya tadi, Gede menyarankan Presiden Jokowi agar benar memilih ekonom yang sanggup dan berpengalaman untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi antara 7,5% hingga 8%. Jangan ada lagi tempat di kabinet bagi ekonom yang sudah berpuas diri hanya dengan pertumbuhan 5%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Diapresiasi, Gaya Komunikasi Politik Airlangga Hartarto

Gaya komunikasi politik Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menuai apresiasi.

POLITIK | 26 September 2021

Presiden Jokowi Ajak Karang Taruna Perangi Ideologi Radikal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak kader Karang Taruna memerangi ideologi radikal.

POLITIK | 26 September 2021

Puan Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat

Ketua DPR Puan Maharani meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 warga Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

POLITIK | 26 September 2021

Gibran Rakabuming Raka: Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya seluruh pihak menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

POLITIK | 26 September 2021

Kader Karang Taruna Diharapkan Bantu Pemerintah Urai Persoalan Sosial

Didik Mukrianto berharap kader-kader Karang Taruna membantu pemerintah mengurai persoalan sosial.

POLITIK | 26 September 2021

Senator Habib Ali Alwi: Wagub Banten Dukung Penguatan Kewenangan DPD

Senator dari Banten Habib Ali Alwi bin Thohir Al Husainy menginginkan agar kewenangan DPD dapat setara dengan DPR.

POLITIK | 26 September 2021

Peneliti Anggap Kasus Azis Tak Pengaruhi Popularitas Golkar

Peneliti dari MeanPoll Indonesia Research Imran Mahmud menilai dugaan kasus suap yang menjerat Azis Syamsuddin tidak akan memengaruhi popularitas Golkar.

POLITIK | 26 September 2021

Menteri Bahlil Sebut Duet Airlangga-Luhut Positif untuk Indonesia

Bahlil Lahadia memuji duet Airlangga-Luhut dalam penanganan pandemi Covid-19.

POLITIK | 26 September 2021


Tren Kepuasan terhadap Kinerja Presiden Menurun

Kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) cenderung menurun.

POLITIK | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Sebut Warkopi Langgar Hak Cipta, Kemenkumham Siap Mediasi

Sebut Warkopi Langgar Hak Cipta, Kemenkumham Siap Mediasi

NASIONAL | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings