Rencana Jokowi Pangkas Eselon III dan IV Dinilai Tepat

Rencana Jokowi Pangkas Eselon III dan IV Dinilai Tepat
Ilustrasi aparatur sipil negara. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / WBP Senin, 21 Oktober 2019 | 18:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyederhanakan birokrasi yakni memangkas eselon III dan IV dinilai tepat. Sebab, birokrasi di Indonesia memang sangat besar.

"Birokrasi kita selama ini gendut dan tidak efisien dengan jenjang steuktural yang panjang dari eselon IV hingga I, bahkan dulu di daerah sampai eselon V," kata mantan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono, Senin (21/10/2019).

Pria yang akrab dipanggil Soni tersebut juga mendukung penuh keinginan Jokowi memangkas eselonisasi. "Arahan Pak Presiden untuk memangkas menjadi hanya dua eselon (I dan II) sudah sangat tepat," ujar Soni.

Ini Lima Program Prioritas Jokowi Periode Mendatang

Soni pun menyebut hal ini sejalan Undang-Undang 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih ingin mengedepankan pengembangan jabatan fungsional.

Menurut Soni, Jokowi sepertinya ingin mengembangkan jabatan fungsional sekaligus berharap birokrasi dapat bekerja cepat dan lincah. "Pemangkasan birokrasi yang dimaksudkan Pak Presiden, lebih pada keinginannya untuk mengembangkan jabatan fungsional dan sekaligus ingin birokrasi daoat kerja cepat dan lincah," imbuh Soni.

Sebelumnya, Jokowi menyatakan penyederhanaan birokrasi harus terus dilakukan besar-besaran. Prosedur yang panjang sepatutnya dipotong. "Birokrasi yang panjang harus kita pangkas. Eselonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja," kata Jokowi saat berpidato seusai dilantik di Gedung Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019).



Sumber: Suara Pembaruan