Jokowi Minta Yasona Kembali Bantu Bidang Hukum

Jokowi Minta Yasona Kembali Bantu Bidang Hukum
Yasonna Laoly. ( Foto: Antara )
Robertus Wardi / YUD Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meminta Yasona Laoly untuk masuk dalam kabinetnya. Jokowi masih mempercayai Yasona untuk membenahi sektor hukum.

"Beliau meminta omnibus law yang disampaikan pada pidato pertama pelantikan bisa diselesaikan segera," kata Yasona usai bertemu Jokowi.

Sebelumnya, dalam pidato pelantikan, Jokowi mengemukakan ide omnibus law. Ia menyatakan akan memotong kendala regulasi sehingga akan merevisi sekaligus beberapa undang-undang.

"Segala bentuk kendala regulasi harus kita sederhanakan, harus kita potong, harus kita pangkas. Pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan 2 undang-undang besar. Pertama, UU Cipta Lapangan Kerja. Kedua, UU Pemberdayaan UMKM," kata Jokowi di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Yasona menyebut selain masalah omnibus law, Jokowi juga meminta dirinya untuk memperbaiki dan menata regulasi. Regulasi yang menghambat investasi harus dikoreksi. Masalah perizinan harus dipermudah. Harmonisasi Peraturan Daerah (Perda) bermasalah harus diselesaikan.

"Kemudian pelayanan keimgrasian yang baik. Khususnya terhadap orang asing masih banyak mengeluh. Ditengarai staf kita kurang memberikan pelayan yang baik," tuturnya.

Persoalan lain yang diminta Jokowi adalah masalah kelebihan kapasitas (overcapacity) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Jokowi meminta harus ada penyelesaian yang komprehensif terhadap persoalan tersebut.

Terakhir adalah masalah pencegahan narkotika terutama yang beredar di Lapas. Jokowi meminta agar segera menyelesaikan revisi UU tentang narkotika.



Sumber: Suara Pembaruan