Luhut Diminta Kembali Pimpin Kementerian Kemaritiman dan Investasi

Luhut Diminta Kembali Pimpin Kementerian Kemaritiman dan Investasi
Luhut Binsar Pandjaitan. ( Foto: Antara Foto / Wahyu Putro A )
Novy Lumanauw / Robertus Wardi / YUD Selasa, 22 Oktober 2019 | 20:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan melanjutkan tugasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, yang saat ini berubah nomenklaturnya menjadi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Tugas itu disampaikan Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Luhut di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

“Saya dipanggil Bapak Presiden, dibrief untuk tugas saya ke depan.Jadi, nanti saya menangani mengenai kemaritiman dan investasi. Bapak Presiden memberikan arahan untuk menyelesaikan masalah investasi, petrochemical, B20, B30, dan seterusnya,” kata Luhut.

Ia mengatakan, Presiden Jokowi secara khusus menekankan tentang pentingnya meningkatkan penggunaan bahan bakar biodiesel B20 dan biodiesel B30 sehingga dapat menekan impor bahan bakar minyak.

“Sekarang jumlahnya masih besar yaitu sekitar Rp 300 triliun. Saya melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa penggunaan B20 itu per September lebih dari 20%. Kita kurangi impor energi. Dan, kalau kita setia mengikuti program B30, maka dalam 2-3 tahun ke depan saya pikir kita akan kurangi sangat signifikan impor energi dari luar negeri,” jelas dia.

Selain itu, lanjut Luhut, Presiden Jokowi juga secara spesifik meminta agar masalah refinery dan petrochemical harus dapat direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan.

“Saya diminta untuk membantu penanganan itu dan koordinasikan di semua lini Menko Kemaritiman dan Investasi, dan beberapa lain di bawahnya,” kata Luhut.



Sumber: Investor Daily