Pos Raya Yakin Jokowi Memilih Menteri dengan Pertimbangan Matang

Pos Raya Yakin Jokowi Memilih Menteri dengan Pertimbangan Matang
Ketua Dewan Pembina Pos Raya Frans Adrianus Polnaya bersama Ketum Pos Raya Ferdi Semaun. ( Foto: Suara Pembaruan / Yustinus Paat )
Yustinus Paat / AO Rabu, 23 Oktober 2019 | 00:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Relawan Pos Raya meyakini bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih para menteri dengan pertimbangan matang. Jokowi dinilai telah melakukan kajian untuk nenempatkan orang yang tepat di masing-masing pos kementerian.

"Kami yakin Jokowi memilih menteri dengan pertimbangan yang matang dan menempatkan kepentingan bangsa yang jauh lebih besar dan strategis sebagai prioritas utama," ujar Ketua Umum Pos Raya Ferdi Semaun di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Pos Raya, kata Ferdi, memahami bahwa pilihan Jokowi pasti tidak akan diterima dan memuaskan oleh semua orang. Menurut dia, selalu ada pilihan tertentu yang menimbulkan kontroversi.

"Namun, sebagai pemimpin, Jokowi harus memutuskan dan memilih yang terbaik untuk mewujudkan visi-misinya yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat," kata dia.

Karena itu, lanjut Ferdi, Pos Raya percaya pada tim kerja yang dibentuk Jokowi. Menurut dia, tim tersebut bakal menjadi tim ideal untuk menjawab tantangan sekaligus menjadi eksekutor yang andal untuk menjalankan program prioritas yang ditetapkan oleh Jokowi.

"Kami yakin tim kerja Jokowi bisa mewujudkan mimpi Indonesia unggul di tengah ancaman resesi global," tegas dia.

Sementara Ketua Dewan Pembina Pos Raya Frans Adrianus Polnaya mengatakan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya relawan pendukung Jokowi untuk mendukung apapun keputusan Jokowi. Frans mengimbau masyarakat tidak terjebak dalam polemik yang kontraproduktif dan menghabiskan energi bangsa.

"Mari kita bergandengan tangan, memperkuat semangat kebangsaan, menjaga soliditas nasional, bersama dengan Jokowi, kita bisa wujudkan Indonesia sebagai bangsa yang unggul dalam tata pergaulan global," jelas Frans.

Frans menilai persatuan semua elemem bangsa sangat dibutuhkan saat ini. Menurut dia, Indonesia unggul tidak bisa terwujud jika sesama anak bangsa masih saling konflik dan bertengkar.

"Tantangan Indonesia ke depan sangat besar baik di bidang ekonomi, politik, pertahanan, dan ideologi. Kalau kita tidak bersatu, maka kita bisa maju dan kalah bersaing dengan negara lain," kata Frans



Sumber: Suara Pembaruan