Jokowi Tak Permasalahkan Menteri Rangkap Jabatan

Jokowi Tak Permasalahkan Menteri Rangkap Jabatan
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin berfoto bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju seusai pengumuman nama-nama menteri di tangga Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019) ( Foto: SP/Joanito de Saojoao / SP/Joanito de Saojoao )
Robert Wardy / CAH Rabu, 23 Oktober 2019 | 12:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mempermasalahkan para menterinya rangkap jabatan di partai politik (Parpol). Yang penting adalah bisa membagi waktu antara urusan menteri dengan partai.

"Dari pengalaman lalu maka kita putuskan bisa rangkap jabatan," kata Jokowi di Istana Presiden, Rabu (23/10/2019) usai pelantikan.

Ia menjelaskan pengalaman lima tahun sebelumnya, baik ketua partai mapun bukan ketua, bisa membagi waktu. Pengalaman itu membawa keputusan para menterinya boleh rangkap jabatan.

Dalam susunan kabinet yang telah diumumkan, ada tiga Ketua Umum Partai. Mereka adalah Airlangga Hartarto (Golkar), Prabowo Subianto (Gerindra) dan Suharso Monoarfa (PPP).

Sementara yang masuk pengurus partai adalah Jhony G Plate, Syahrul Yasin Limpo, Siti Nurbaya (Nasdem), Zainuddin Amali dan Agus Gumiwang (Golkar), Yasona Laoly, Tjahjo Kumolo, Pramono Anung, Juliari Batubata (PDIP), dan Ida Fauziyah (PKB). 



Sumber: Suara Pembaruan