Soal Radikalisme, Gus Yaqut: Tugas Ansor Kini Ringan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Soal Radikalisme, Gus Yaqut: Tugas Ansor Kini Ringan

Jumat, 25 Oktober 2019 | 17:50 WIB
Oleh : Yustinus Paat / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Penyusunan kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin selesai sudah, setelah dilakukannya pelantikan wakil menteri untuk beberapa kementerian. Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas memberi apresiasi atas kabinet Jokowi tersebut.

Yaqut memberikan apresiasi kepada Presiden Jokowi yang memberikan penekanan dan perhatian serius terhadap masalah berkembangnya radikalisme di masyarakat, khususnya di beberapa institusi pemerintah.

“Presiden Jokowi saya lihat serius untuk mengatasi berkembangnya radikalisme atau merebaknya ideologi radikal. Ini terlihat dengan ditugaskannya secara khusus Menko Polhukam, Menhan, Mendagri dan Menag untuk ikut menangani masalah radikalisme di masyarakat, khususnya di lingkup kementerian masing-masing,” kata Gus Yaqut, sapaan akrabnya, Jumat (25/10/2019).

Menurut Gus Yaqut, pihaknya berterima kasih pemerintah terlihat serius menangani masalah radikalisme yang kondisinya sudah sangat mencemaskan. Hal ini, lanjutnya, memang sudah semestinya dilakukan pemerintah.

“Tugas Ansor jadi ringan sekarang karena pemerintah akan serius menangani masalah radikalisme. Jika selama ini Ansor dan Banser ikut terjun menghadapi kelompok radikalis dan intoleran karena merasa negara tidak serius hadir. Karena negara sudah memastikan menangani serius masalah ini, maka tugas kami kini menjadi ringan. Sekarang waktu kami banyak untuk melakukan penguatan internal, melakukan konsolidasi, memperkuat kaderisasi, dan melakukan upaya-upaya kemandirian organisasi,” jelas Gus Yaqut.

Untuk merespons hal itu, kata Gus Yaqut, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggelar rapat koordinasi nasional (Rakornas) yang akan dihadiri pimpinan GP Ansor seluruh Indonesia. Rakornas diadakan sebagai langkah konsolidasi, penguatan kaderisasi, dan kemandirian organisasi.

“Saya meminta kini saatnya kembali melakukan konsolidasi, kaderisasi, dan mempercepat kemandirian organisasi. Terkait kemandirian organisasi, misalnya, saya mendorong semua kader Ansor di seluruh Indonesia untuk melakukan berbagai usaha pengembangan ekonomi kader. Pengembangan ekonomi kader ini sesuai dengan visi misi Ansor terkait kemandirian organisasi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, NU memiliki tiga pilar, yaitu Nahdlatul Wathan (Kebangkitan Nasional), Taswirul Afkar (artikulasi pemikiran), dan Nahdlatul Tujjar (kebangkitan saudagar/ekonomi). Terkait dengan Nahdlatul Wathan, kata dia, tanpa harus bicara NKRI Harga Mati, di dalam dada dan kesadaran hal itu sudah ada di seluruh kader. Sedangkan untuk Taswirul Afkar, lanjutnya, keluarga besar NU sudah banyak melahirkan pemikir atau cendikiawan.

“Nah, sayangnya, pilar ketiga yakni Nahdlatul Tujjar yang masih belum digarap serius. NU masih minim pengusaha. Inilah yang tengah serius digarap Ansor. Kita masih berusaha melahirkan pengusaha-pengusaha yang asli dari NU, dalam konteks ini yang lahir dari Ansor,” katanya.

Sebab itulah pihaknya mendorong kader Ansor di seluruh Indonesia mengembangkan diri, berkarya dalam menciptakan peluang-peluang usaha, mencetak pengusaha. Caranya, jelas Gus Yaqut, dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kader Ansor melalui pengembangan program ekonomi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menteri Bahlil Sebut Duet Airlangga-Luhut Positif untuk Indonesia

Bahlil Lahadia memuji duet Airlangga-Luhut dalam penanganan pandemi Covid-19.

POLITIK | 26 September 2021


Tren Kepuasan terhadap Kinerja Presiden Menurun

Kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) cenderung menurun.

POLITIK | 26 September 2021

IG Live Bareng Feni Rose, Puan Pastikan DPR Tetap Terbuka dengan Rakyat

Feni Rose pun bertanya metode apa saja yang bisa digunakan untuk menyampaikan aspirasi ke DPR.

POLITIK | 26 September 2021

KNPI dan FKPPI Sinergi Bantu Pemerintah Tangani Covid-19

KNPI, FKPPI dan OKP siap membantu pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19.

POLITIK | 26 September 2021

Pandemi Covid-19, Politikus PAN: Perlu Penguatan Solidaritas Global dan Nasional

Politikus PAN Achmad Hafisz Tohir menyebut perlu penguatan solidaritas global dan nasional untuk mengatasi pandemi Covid-19.

POLITIK | 25 September 2021

PBNU: Muktamar Ke-34 NU Digelar Desember

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU akan diselenggarakan pada 23 hingga 25 Desember 2021

POLITIK | 25 September 2021

Rachmat Gobel: Politik Nasdem Adalah Tercapainya Kesejahteraan Rakyat

Rachmat Gobel menegaskan tujuan politik partainya adalah tercapainya kesejahteraan rakyat.

POLITIK | 25 September 2021

La Nyalla Ajak Senator Terus Perjuangkan Amendemen

La Nyalla Mahmud Mattalitti mengajak seluruh senator untuk terus memperjuangkan amendemen UUD 1945.

POLITIK | 25 September 2021

Partai Nasdem Terus Perkuat Mesin Pemenangan untuk Pemilu 2024

Partai Nasdem terus memperkuat mesin pemenangan dan insfrastruktur partai untuk merealisasikan target sebagai pemenang Pemilu 2024.

POLITIK | 25 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Literasi Perdamaian


# Permata Buana


# Lionel Messi


# Kegiatan Besar



TERKINI
Masih ada 10% Masyarakat Indonesia Tak Takut Tertular Covid-19

Masih ada 10% Masyarakat Indonesia Tak Takut Tertular Covid-19

KESEHATAN | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings