Hasto: Tugas Wamen Bantu Menteri Wujudkan Visi Presiden

Hasto: Tugas Wamen Bantu Menteri Wujudkan Visi Presiden
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P) Hasto Kristiyanto ( Foto: Beritasatu TV )
Markus Junianto Sihaloho / FER Sabtu, 26 Oktober 2019 | 16:18 WIB

Palangka Raya, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya mengucapkan selamat kepada para wakil menteri (Wamen) yang telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Para wamen diminta bekerja maksimal, membantu menteri melaksanakan kebijakan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Tunjuk 12 Wamen, Jokowi Ingin Kerja Cepat

Hasto menjelaskan, di periode kedua pemerintahannya, Presiden Jokowi ingin seluruh jajaran kabinet bergerak cepat serta berkoordinasi dengan baik. Bahkan peran menteri koordinator ditingkatkan oleh Jokowi.

"Tugas Wamen adalah membantu menteri menjalankan kebijakan yang merupakan penjabaran dari kebijakan presiden. Karena itulah kami menanggapi baik," kata Hasto, Sabtu (26/10/2019).

Menurut Hasto, dengan adanya wamen, maka efektivitas kerja kabinet dipastikan lebih baik. Selain itu, tugas-tugas khusus dari presiden kepada para wamen itu menunjukkan pahamnya Jokowi terhadap seluruh aspek pemerintahan.

Baca Juga: Keberadaan Wakil Menteri Dinilai Positif

Hasto mencontohkan, untuk wamen BUMN, memang diperlukan penguatan bagaimana BUMN benar-benar sebagai alat negara dalam meningkatkan perekonomian nasional. Artinya, BUMN harus bisa berperan sebagai agen penggerak pembangunan nasional.



"Dan disitulah BUMN harus fokus kepada ruang ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak dan bersifat strategis bagi bangsa dan negara. Dan wamen membantu menterinya untuk mewujudkannya," tandas Hasto.



Hasto juga mengingatkan para menteri bahwa desain kabinet saat ini menunjukkan visi Presiden Jokowi dalam menjaga Pancasila. Terlebih, indikasi upaya mengganti Pancasila itu sudah sangat kuat.

"Karena itulah, tidak dibenarkan dengan cara apapun pihak-pihak yang ingin mengganti ideologi Pancasila. Kami yakin kekuatan nasionalis kebangsaan ini adalah kekuatan yang muncul dari rakyat yang akan terus mengawal Pancasila dan NKRI," tegas Hasto.



Sumber: BeritaSatu.com