Presiden Jokowi Dukung Penuh Pengembangan Start Up di Papua

Presiden Jokowi Dukung Penuh Pengembangan Start Up di Papua
Presiden Joko Widodo mendengarkan penjelasan dari Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan tentang pembangunan Papuan Youth Creative Hub di Jayapura, Papua, Senin, 28 Okober 2019. ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Selasa, 29 Oktober 2019 | 07:27 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung penuh pengembangan bisnis rintisan (start up) di Papua. Dukungan itu ditunjukkan Jokowi dengan pencanangan pembangunan Papuan Youth Creative Hub di Jayapura, Papua, Senin (28/10/2019).

Dalam peresmian Papuan Youth Creative Hub itu Presiden Jokowi ditemani Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono, dan sejumlah pejabat negara dan Papua lainnya.

Presiden Jokowi berharap agar keberadaan pusat pengembangan kretivitas ini bisa mewujudkan kesejahteraan yang merata di Papua dan di seluruh Indonesia. Para pemuda dan pemudi Papua bisa menjadi garda terdepan dalam proses pembangunan di Papua.

Seperti diketahui, pada 11 September 2019 di Istana Negara, Presiden bertemu dengan 23 pemuda dan pemudi Papua yang memiliki karya dan prestasi dalam berbagai bidang. Presiden Jokowi menyatakan akan mendukung pembangunan di Papua dengan tujuan menjadikan inovasi, kreativitas, dan teknologi sebagai alat untuk menciptakan kesejahteraan di masyarakat Papua dan Indonesia.

Memenuhi janji itu, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, Presiden Jokowi mengunjungi Jayapura untuk meresmikan Jembatan Youtefa dan meresmikan pembangunan Papuan Youth Creative Hub di Jayapura.

Papuan Youth Creative Hub akan dikelola oleh sebuah perusahaan yang didirikan oleh 21 pemuda dan pemudi asli Papua dari tujuh wilayah adat. Mereka memiliki usaha atau kegiatan sosial di bidang yang berbeda-beda. Perusahaan tersebut dinamakan PT Papua Muda Inspiratif.

Gerakan Papua Muda Inspiratif ini sejak awal didukung dan difasilitasi oleh BIN. “Anak-anak muda Papua perlu untuk didukung dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan dengan membangun start up dan social entrepreneurship untuk kesejahteraan masyarakat Papua,” kata Kepala BIN Budi Gunawan di sela-sela acara peresmian.

Direktur PT Papua Muda Inspiratif, Billy Mambrasar, yang saat ini juga adalah Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia, mempresentasikan rencana strategis dari pusat pengembangan itu kepada Presiden Jokowi. Presiden pun menyambut baik dan menyatakan akan segera menindaklanjuti dan memberikan dukungan penuh.

Pusat pengembangan start up, teknologi, dan bisnis ini akan dibangun di Jalan Vim, Kotaraja, Jayapura, dengan luas tanah 1.5 hektare. Di atas lahan tersebut akan dibangun sebuah pusat pengembangan kreativitas, bisnis, dan inovasi seluas 6.000 meter persegi, yang terdiri atas ruangan-ruangan untuk belajar tentang bisnis, teknologi internet, pemrograman, dan dasar-dasar pengembangan start up.

Selain itu, juga ada asrama untuk menampung sekitar 100 pemuda dan pemudi yang akan mengikuti program belajar bisnis selama satu hingga dua bulan.

Di dalam pusat pengembangan kreatifitas dan bisnis start up ini akan diselenggarakan berbagai kegiatan pengembangan diri untuk melengkapi keahlian berbisnis, termasuk di dalamnya komunikasi, kepemimpinan, dan dasar-dasar manajemen.

“Seharusnya tempat-tempat seperti ini sudah ada dari dulu untuk menciptakan banyak pelaku usaha berbasis teknologi dan inovasi di Tanah Papua," kata Neil Aiwoy, salah satu direktur dan pendiri PT Papua Muda Inspiratif.

Dikatakan, pihaknya menargetkan akan melahirkan kurang lebih 100 pemilik start-up atau pergerakan sosial yang dapat ikut berkontribusi mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua di bidang-bidang kritikal. Sampai sekarang, sejak Papua Muda Inspiratif diluncurkan, telah terdaftar 265 orang yang berkeinginan untuk menjadi anggota.

"Semuanya adalah pemuda dan pemudi Papua asli. Kami terbuka untuk semua orang agar dapat bergabung,” ujar Neil Aiwoy. Dia juga yang akan mengatur kurikulum detil dari program-program pengembangan.

Pendiri PT Papua Muda Inspiratif lainnya, Paskalis Pigai mengatakan, pusat pengembangan kreasi dan start up ini juga akan merangkul anak-anak muda yang memiliki bakat seni dan hiburan. “Selama berkuliah di Unioooa Manokwari, saya telah menggerakkan fotografer jalanan dan berharap bahwa pekerja-pekerja industri kreasi, seperti kami, anak muda asli Papua, akan lebih banyak lagi. Saya berharap pusat pengembangan ini dapat membantu memfasilitasinya,” ujar Pakalis Pigai.

Dikatakan, pihaknya akan mengadakan road show bisnis di tujuh kota di Papua dan Papua Barat. Acara serupa juga akan digelar di empat kota studi mahasiswa Papua di luar Papua, seperti Manado, Jakarta, YogYakarta, dan Surabaya.

"Tujuannya untuk mendorong lebih banyak lagi pemuda dan pemudi Papua bergabung dalam gerakan ini,” ujar Nani Uswanas, salah satu Pendiri PT Papua Muda Inspiratif yang juga adalah penggerak usaha kuliner di Kota Fakfak, Papua Barat.



Sumber: Suara Pembaruan