Ansy Lema Ingin Dorong Mitra Kerja Bangun Pangan dan Kelautan NTT
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ansy Lema Ingin Dorong Mitra Kerja Bangun Pangan dan Kelautan NTT

Kamis, 31 Oktober 2019 | 10:27 WIB
Oleh : Yustinus Paat / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) II, Yohanis Fransiskus Lema menempati Komisi IV yang membidangi pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kelautan, Perikanan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Hal ini berdasarkan keputusan Rapat Paripurna DPR RI perihal Penetapan Nama-Nama Anggota DPR dalam Alat Kelengkapan Dewan telah dilaksanakan tanggal 29 Oktober 2019.

Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Kelautan, Perikanan (KKP), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) dan Perum Bolog menjadi mitra strategis Komisi IV.

“Saya memang berharap masuk ke komisi IV karena bidang kerjanya bersentuhan langsung dengan masyarakat akar rumput, khususnya petani dan nelayan. Komisi IV juga cocok untuk NTT karena mayoritas rakyat miskin NTT tinggal di pedesaan dan pasisir, serta bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan," kata Ansy kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Ansy mengatakan, satu dari lima orang di NTT tidur dalam keadaan lapar. Bahkan ada yang sakit harus berbaring bertahun-tahun di kamar, karena tidak memiliki dana untuk membiayai rumah sakiti. Ini tentu saja memprihatinkan.

"Situasi seperti ini perlu ada kerja politik untuk memperjuangkan nasib rakyat kecil di NTT. Tingkat kemiskinan di NTT mencapai 21.09% per tahun 2019, jauh di atas tingkat kemiskinan nasional yang hanya mencapai 9 persen," tutur dia.

Untuk itu, sebagai politisi asal NTT, Ansy tergerak hatinya untuk memperjuangkan aspirasi rakyat NTT di Komisi IV. Menurut dia, mitra kerja Komisi VI cukup strategis untuk kerja politik memperjuangkan aspirasi rakyat NTT.

"NTT harus membangun sektor pertanian agar mencapai kedaulatan pangan, memberdayakan setor peternakan dan berjuang menjadikan laut sebagai sumber ekonomi atau motor penggerak ekonomi baru," kata dia.

NTT, lanjut politisi PDI Perjuangan itu, perlu melakukan reorentasi dari ketahanan pangan menuju kedaulatan pangan. Komoditas unggulan pangan seperti beras, sorghum, jagung, rumput laut, kedelai, dan kopi harus segera dikembangkan. Pengembangan pangan dan tanaman perkebunan bermuara pada ketahanan pangan NTT yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan per kapita dan mengeliminasi masalah kesehatan dasar yang menjadi momokk bagi rakyat NTT.

“Kerja politik kami di DPR ke depan adalah mendorong mitra strategis kami melihat potensi NTT dan mulai membangun NTT dari sektor ril yang menyangga kehidupan petani. Kami perlu bertindak menjaga ekosistem alam, kelestarian hutan dan mendukung sektor pertanian. Kami akan mendorong mitra-mitra kami di kementerian pertanian, kementerian kelautan dan KLH untuk bekerjasama dengan pemerintahan daerah (Gubernur-Bupati) untuk membangun sektor-sektor yang menjadi penyangga hidup rakyat NTT," terang dia.

Di sektor kelautan juga, mantan aktivis mahasiswa itu mendorong Kementerian Kelautan untuk bekerja sama dengan Pemda di NTT, karena NTT mempunyai keuntungan strategis dengan letak geografisnya. NTT berpotensi menjadi pelabuhan perdagangan internasional yang dapat dilintasi kapal dagang Australia dan negara-negara Asia.

"Untuk itu, NTT perlu berbenah membangun pelabuhan bertaraf internasional, sehingga layak dilintasi kapal-kapal besar. Kita berharap laut-laut di NTT menjadi ramai, laut yang menghubungkan tiga pulau besar di NTT menjadi menarik," ungkap dia.

Selain itu, menurut Ansy, NTT perlu menyelamatkan dirinya dari kubangan kemiskinan dengan cara membangun sektor pertanian, kelautan dan peternakan. NTT perlu memikirkan pemberian hak istimewa kepada para petani, untuk menentukan sistem pertanian jenis pangan yang hendak dibudidayakan dan akses kepada pangan sehat dan bergizi.

"Hak ini harus dijamin dan dilindungi Pemda. Jaminan hukum bagi kedaulatan pangan yang diinisiasi melalui pemerdayaan petani di desa-desa perlu didorong," tegas dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sehatkan Demokrasi, Pemerintah Harus Terima Pemikiran Kritis

Ketua Umum Nasdem Surya Paloh bertemu Presiden PKS Sohibul Imam di Jakarta, Rabu (30/10/2019). Mereka perlihatkan persatuan meski beda pilihan politik.

POLITIK | 31 Oktober 2019

PKS Buka Peluang Koalisi dengan Nasdem di Pilkada 2020

Sohibul mengaku bahwa pertemuan dengan Partai Nasdem tidak membicarakan secara khusus soal Pilkada.

POLITIK | 31 Oktober 2019

Nasdem dan PKS Bertemu, ini Hasilnya

Perbedaan politik PKS dan Nasdem tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menjaga demokrasi.

POLITIK | 31 Oktober 2019

Hak Veto Menko Dinilai Ringankan Beban Presiden

Menko bisa memveto kebijakan atau peraturan-peraturan menteri yang dianggap bertentangan dengan kebijakan menteri lain dan bertentangan dengan visi Presiden

POLITIK | 30 Oktober 2019

Senator Asal Papua Barat Minta Mendagri Evaluasi Otsus

Mendagri juga diminta mengubah birokrasi di Kementerian Dalam Negeri, khususnya Bidang Otonomi Khusus bagi Papua.

POLITIK | 30 Oktober 2019

Din Syamsudin: Masyarakat Harapkan Rekonsiliasi Elite Politik

Rekonsiliasi nasional juga amanat Pancasila.

POLITIK | 30 Oktober 2019

Bertemu Nasdem, Presiden PKS Tegaskan Fungsi DPR Awasi Pemerintahan

Selain Surya Paloh, Partai Nasdem membawa jajaran pimpinan termasuk yang sudah menjadi pejabat publik seperti Menkominfo yang juga Sekjen Nasdem Johnny G Plate.

POLITIK | 30 Oktober 2019

Idham Azis Berjanji Bangun Komunikasi Dengan Tokoh Agama

Idham juga berjanji akan menjalin komunikasi yang lebih baik dengan pengunjuk rasa.

POLITIK | 30 Oktober 2019

Calon Kapolri: Radikalisme Bukan Islam

Idham berjanji akan mengkampanyekan sikap tersebut kepada masyarakat dan anggota Polri.

POLITIK | 30 Oktober 2019

Yusril Tegaskan Tidak Pernah Minta Jabatan ke Presiden

Yusril Ihza Mahendra sendiri mengakui sampai dengan saat ini sama sekali tidak ada pembicaraan apapun terkait jabatan oleh Jokowi

POLITIK | 30 Oktober 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS