Wapres Ma'ruf Akan Tangani Isu Bencana, Kemiskinan, dan Ekonomi Syariah

Wapres Ma'ruf Akan Tangani Isu Bencana, Kemiskinan, dan Ekonomi Syariah
Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)
Robertus Wardi / FMB Jumat, 1 November 2019 | 18:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengaku telah berbagi tugas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, tugas yang dikerjakannya adalah seperti dijalankan Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK), lima tahun sebelumnya.

"Meneruskan apa yang sudah diberikan oleh Presdien kepada Pak JK dulu. Jadi tugas-tugas khusus," kata Ma'ruf dalam wawancara doorstop di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019) sore.

Ia menjelaskan secara umum, tugasnya adalah membantu Presiden Jokowi dalam menyukseskan visi dan misi presiden dan wakil presiden sebagai satu kesatuan. Namun ada tugas-tugas khusus yang dilakukan. Misalnya masalah pengentasan kemiskinan dan bahaya stunting. Kemudian, koordinasi dan memimpin dalam penanggulangan bencana.

Dia juga mendapat tugas dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena berkaitan dengan kemiskinan dan juga ada pendidikan.

"Penguatan ekonomi syariah juga menjadi perhatian," ujar Maruf yang menjabat Ketua Umum MUI.

Khusus untuk ekonomi syariah, dia tegaskan ingin mendorong berkembangnya industri halal. Alasannya, selama ini industri halal baru pada taraf memberi sertifikat, memberi pengakuan kehalalan dan menjadi konsumen.

"Ke depan kita harus jadi produsen halal. Artinya kita harus membangun produk-produk halal, bukan hanya konsumen dalam negeri tetapi juga ekspor," jelasnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Ma'ruf akan membentuk halal industrial estate dan halal trade centre. Fasilitas itu sebagai panggungnya mengembangkan industri halal, kemudian memperkuat keuangan syariah.

"Kita perkuat lagi supaya lebih. Saudi Arabia sudah terbesar di dunia. Kita baru sukuknya. Sukuk itu surat berharga syariah negara. Itu peluang besar di dunia," tutupnya.



Sumber: Suara Pembaruan