Sekjen PDIP: Partai Bertugas Perluas Ruang Gerak dengan Penguasaan Iptek

Sekjen PDIP: Partai Bertugas Perluas Ruang Gerak dengan Penguasaan Iptek
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto pada acara "Rapat Tiga Pilar" di kantor DPD PDIP Kalimantan Selatan (Kalsel), Banjarmasin, Senin, 4 November 2019. ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Senin, 4 November 2019 | 16:42 WIB

Banjarmasin, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, kader partai harus memperluas ruang gerak. Kader jangan sekadar bergerak di bidang politik, melainkan juga bidang lain, seperti ekonomi, mencetak para usahawan, dan yang terpenting penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

"Peningkatan sumber daya manusia menjadi perhatian PDIP sehingga ingin mengubah orientasi kepartaian dengan menekankan pentingnya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Hasto saat memberikan sambutan pada pembukaan acara "Rapat Tiga Pilar" di kantor DPD PDIP Kalimantan Selatan (Kalsel), Banjarmasin, Senin (4/11/2019).

Turut hadir mendampingi Hasto adalah Ketua DPP PDIP Sri Rahayu, Ketua DPD PDIP Kalsel, Mardani H Maming, serta para anggota DPR dari daerah pemilihan Kalsel, yakni Syafruddin M Maming, Sulaiman Umar, Rifqinizamy Karsayuda, serta para kepala daerah yang juga kader PDIP.

Dikatakan, sebagai pemenang pemilu, PDIP memiliki tanggung jawab terhadap masa depan bangsa. "Ibu Megawati berpesan agar kepala daerah PDIP di Kalimantan Selatan menjadi pelopor politik hijau dengan mencintai tanaman. Kalsel dikarunia alam yang luar biasa. Kepala daerah wajib membangun kebun raya, jangan hanya mengurusi tambang saja. Mari jaga kekayaan alam dengan politik penghijauan," ucap Hasto.

Hal itu, kata Hasto, merupakan harapan PDIP kepada kepala daerah agar bertugas membuat sejarah di daerahnya masing-masing. Dalam kesempatan ini, Sekjen PDIP juga mempromosikan ekonomi gotong royong dalam praktik, seperti budi daya ulat Jerman untuk produksi minyak goreng guna mengurangi penebangan sawit dan tetap menjaga kelestarian hutan.

Selain itu, politisi asal Yogyakarta itu juga menyampaikan pentingnya politik yang menembus ruang dan waktu. Maksudnya, partai harus mengubah dirinya ke dalam budaya politik yang kreatif, maju, dan moderen, tanpa harus meninggalkan jati diri sebagai bangsa. Untuk itu, PDIP telah menampilkan diri sebagai partai pelopor.

"Dengan demikian, berpolitik itu membuat legacy. Legacy itu bukan hanya mencari kemenangan, menang pemilu berturut-turut, tetapi juga berpartai itu hadir bersama rakyat, hadir di tengah rakyat dengan legacy tersebut. Itu tugas kita selanjutnya," tutur ujar Hasto.

Hasto menegaskan, hal itu yang membuat PDIP mampu menang dua kali berturut-turut dalam pemilihan umum. "Untuk bisa menang tiga kali berturut-turut, hal seperti ini harus kita wujudkan," ujar Hasto.

Sementara itu, Ketua DPD Kalsel, Mardani H Maming mengatakan, acara Rapat Tiga Pilar tersebut merupakan momentum bagi pengurus PDIP di daerahnya dalam menyiapkan Pilkada Serentak 2020. Mardani mengatakan, pilkada serentak di Kalsel akan memilih pasangan gubernur dan wakil gubernur serta tujuh kepala daerah tingkat kabupaten/kota.



Sumber: Suara Pembaruan